Batang, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan bekerjasama dengan Lembaga Ta’lif wa Nashr Nahdlatul Ulama (LTNNU) dan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNNU) sukses menggelar kegiatan Workshop Jurnalsitik Dakwah Digital bagi kader Jurnalis dan Da’i Daiyah MWCNU Batang pada Rabu (18/12/2024).
Bertempat di Gedung MWCNU Batang, workshop ini diikuti 50 an kader yang merupakan kader Dai dan Jurnalis NU Batang. “Acara ini adalah rangkaian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait dengan penyuluhan keluarga maslahat dan penguatan kader penggerak IPNU-IPPNU dalam mewujudkan resiliensi keluarga di Kabupaten Batang,” Tutur Dr. Ali Muhtarom, M.H.I selaku ketua tim.
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perundungan merupakan masalah yang bermula dari kurangnya rasa hormat dan kepedulian terhadap sesama. KDRT dapat berdampak fisik, psikologis, dan emosional pada korban.
“Oleh karena itu, pencegahannya perlu melibatkan multi pihak, diantaranya adalah kader Dai Daiyah dan Jurnalis. Dengan memanfaatkan strategi dakwah digital kader dari kedua lembaga tersebut bisa kolaborasi dalam mengkampanyekan anti KDRT dan Perundungan”, ungkap Ali.
Kegiatan yang mengambil tema “Jurnalisme untuk semua: Dakwah Digital Bersatu Melawan KDRT dan Perundungan untuk Mewujudkan Keluarga Maslahat” ini menghadirkan Narasumber penggiat Dakwah Digital Dr. Mahmud Yunus Musthofa, M.Pd.
Yunus menyampaikan, saat ini Dakwah digital menjadi sebuah keniscayaan dalam menyebarkan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan, karena hakikat dakwah tidak melulu ceramah di majelis taklim.
“Tantangan di era teknologi seperti sakarang ini dakwah di ruang maya menjadi terobosan yang sangat penting, oleh karenya para Dai Daiyah dituntut memiliki kemampuan lebih dan menangkap pangsa pasar lebih luas,”jelasnya.
Tidak hanya itu, tantangan besar adalah tim media dari kader NU, yang saat ini dipegang oleh LTNNU.
“Kampanye massif tentang KDRT dan Perudungan dalam bentuk konten-konten kreatif bisa manjadi solusi dakwah digital saat ini,”tambahnya.
Mengawali sekaligus membuka acara, ketua Tanfidziyah MWCNU Batang KH. Damzun Zaeroni menyampaikan terima kasih kepada tim PkM UIN UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang telah menggandeng lembaga dan banom NU.
“Kolaborasi seperti ini yang harus diteruskan sehingga memiliki manfaat lebih luas. Saya berharap para kader yang ikut worshop bisa mengambil ilmu dan mengaplikasikan di lapangan,”ujarnya.
Hadir dalam kegiatan ini, tim PkM Dr. Ali Muhtarom, M.H.I, Khafid Abadi, M.H.I, Qurrata A’yun, M.H., jajaran Tanfidziyah dan Syuriyah, LTNNU, LDNNU, Ansor, Fatayat dan kader Jurnalis serta kader Dai Daiyah an-Nahdliyah Batang.
Pengirim: Muhtar
Editor: K. Anwar





