Pemalang — Di tengah derasnya arus modernisasi yang sering kali menggerus nilai-nilai kepedulian sosial, Kabupaten Pemalang justru kembali menorehkan prestasi membanggakan. Senin, 11 Agustus 2025, di Pendopo Kabupaten Pemalang, berlangsung momen bersejarah: penyerahan Piagam Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025 Predikat Nindya kepada Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M., kepada Kepala Dinas Sosial KBPP, Drs. Mu’minun, M.M., dalam Apel Pagi yang dipimpin oleh Wakil Bupati, Nurkholes, S.H., M.Si. Di hadapan para ASN, Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang dr. Noor Faizah Maenofie, M.Kes., dan seluruh hadirin, penghargaan ini menjadi simbol bahwa Pemalang tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun masa depan warganya melalui perlindungan anak.
Bupati Anom menegaskan, pencapaian ini adalah hasil nyata dari kerja keras bersama: pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai stakeholder yang tak pernah lelah menyalakan obor perlindungan anak.
“Predikat Nindya ini bukan akhir, tapi langkah menuju Utama tahun depan. Kita ingin anak-anak Pemalang merasa aman, terlindungi, dan dihargai hak-haknya,” ujar Bupati.
Predikat Nindya bukan sekadar plakat atau piagam, melainkan cermin komitmen bahwa hak-hak anak harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan. Dinas Sosial KBPP menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja di garis depan: mulai dari guru, tenaga kesehatan, relawan, hingga para orang tua yang dengan penuh dedikasi memastikan lingkungan tumbuh kembang anak tetap aman dan ramah.
Ke depan, Pemalang menatap cita-cita yang lebih tinggi—Predikat Utama—sebagai bukti bahwa perlindungan anak bukan hanya jargon, melainkan gerakan nyata yang hidup di tengah masyarakat. Harapannya sederhana namun bermakna: setiap anak Pemalang tumbuh dengan rasa aman, berdaya, dan memiliki ruang luas untuk bermimpi.
Pengirim: Anugrah Fitria Berliannanda
Editor: Khairul





