Pekalongan – NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Pekalongan mengadakan kegiatan Peresmian Bedah Rumah Tidak Layak Huni pada Selasa (10/2/2026) bertempat di rumah Bapak Mudasir beralamat di Desa Gondang, Kecamatan Wonopringgo. Kegiatan ini terlaksana dalam upaya mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Ketua NU Care-LAZISNU Kabupaten Pekalongan H. Mujahidin menyampaikan, bedah rumah ini menghabiskan dana sosial sebesar Rp 24.955.000. Dana sosial ini terkumpul dari hasil open donasi dan NU-Care LAZISNU Kabupaten Pekalongan.
“Pak Mudasir merupakan keluarga miskin yang belum tersentuh bantuan dinas sosial dan tempat tinggalnya merupakan rumah yang tidak layak huni,” ujarnya.
Disampaikan, proses kegiatan bedah rumah ini telah melalui mekanisme, yaitu meliputi pengajuan bantuan dari keluarga Bapak Mudasir ke NU-Care LAZISNU kemudian dilanjutkan ke tahap survey lokasi dan kelayakan penerima manfaat. Setelah itu diteruskan dengan rapat persiapan pembangunan dan perekrutan tukang dan kuli bangunan.
“Alhamdulillah, proses bedah rumah ini sudah dilakukan pada bulan lalu, selama kurang lebih 19 hari dari tanggal 11 hingga 29 Januari 2026. Perbaikan yang dilakukan meliputi bagian atap rumah dan dinding rumah, serta pintu dan jendela.” tambahnya.
Mujahidin menyampaikan terimakasih kepada para donatur yang sukarela membantu keluarga Bapak Mudasir. “Semoga bisa menjadi amal jariyah yang diganjar pahala bagi saudara. LAZISNU siap memberikan manfaat bagi masyarakat. Berikutnya insyaallah bakal ada rehab rumah lagi di Kedungwuni,”pungkasnya.
Direktur NU-Care LAZISNU Kabupaten Pekalongan Abraham Usman mengatakan, kegiatan bedah rumah memiliki beberapa tujuan mulia, seperti untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan khususnya warga NU, mengurangi tingkat kesenjangan sosial.
“Selain itu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat berdasarkan keadilan sosial, meningkatkan hubungan yang baik antara pemerintah dengan masyarakat pada umumnya, dan untuk membangun dan menumbuhkan rasa empati dan kepedulian antar sesama serta menumbuhkan budidaya gotong royong,” jelasnya.
Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan KH. Muslih Khudlori mengatakan, PCNU mau berusaha apapun untuk membangun rumah masyarakat, kalau tidak ada masyarakat yang siap untuk dibantu, tidak akan bisa berjalan.
“Alhamdulillah, PCNU dapat memberikan sumbangsihnya, amal baktinya dalam masyarakat. Sebab tanpa ada kesadaran dari keluarga, barangkali perlu disampaikan ke PCNU dan ada kesadaran PCNU untuk membantu. Jadi ini semua untuk kepentingan keluarga, serta masyarakat lainnya, perlu digotong secara bersama-sama.” katanya.
Ia berharap program bedah rumah dapat terus berlanjut. ”Semoga program ini bisa berkelanjutan dan untuk Bapak Mudasir selaku penerima program bedah rumah tentu ini menjadi hadiah awal tahun yang baik,” lanjutnya.
Kegiatan ini diresmikan melalui penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh Ketua PCNU KH. Muslih Khudlori kepada Bapak Mudasir, dan ditutup dengan berkah doa oleh KH. Baihaqi Anwar (Rais PCNU Kabupaten Pekalongan).





