Beranda Berita Transparansi dan Akuntabilitas, Kunci Sukses Lembaga Filantropi dalam Mengelola Dana Umat

Transparansi dan Akuntabilitas, Kunci Sukses Lembaga Filantropi dalam Mengelola Dana Umat

0

Pekalongan – NU Care – LazisNU PCNU Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Annual Report sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat pada Selasa 17 Februari 2026 bertempat di Rumah Makan Margo Mulyo Karanganyar.

Rais Syuriah PCNU Kabupaten Pekalongan, K.H. Baihaqi Anwar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan annual report ini merupakan bentuk pertanggungjawaban moral dan organisatoris kepada umat.

“Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah harus dilakukan secara profesional, transparan, dan amanah. Annual report ini menjadi bukti bahwa LazisNU hadir untuk memperkuat kemandirian umat dan menjawab kebutuhan sosial masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, K.H. Muslih Khudlori, menyebutkan bahwa sinergi antara PCNU, MWCNU, UPZIS, dan seluruh elemen menjadi kunci keberhasilan gerakan Koin NU.

“Gerakan Koin NU bukan hanya soal pengumpulan dana, tetapi juga membangun budaya gotong royong dan kepedulian sosial warga Nahdliyin. Kami berharap seluruh UPZIS terus meningkatkan kinerjanya demi kemaslahatan umat,” tegasnya.

Ketua NU Care – LazisNU Kab. Pekalongan, H. Mujahidin, S.H., menuturkan bahwa selama periode pelaporan, berbagai program telah dijalankan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga kebencanaan.

“Alhamdulillah, capaian penghimpunan dan pentasyarufan dana menunjukkan tren positif. Ini tidak lepas dari kerja keras UPZIS di tingkat MWCNU serta dukungan para donatur dan relawan. Ke depan, kami akan terus memperkuat program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Acara juga dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Khitan Massal antara NU Care – LazisNU Kab. Pekalongan dengan tiga klinik mitra, yakni RS Ki Ageng Sedayu, Klinik Reyga, dan Klinik Medina Rahma. 

Kerja sama ini bertujuan memperluas layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu, khususnya melalui program khitan massal.

Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja penghimpunan Koin NU, panitia juga menganugerahkan penghargaan UPZIS Terbaik dengan perolehan Koin NU terbanyak. Lima terbaik diraih oleh:

1. UPZIS Karangdadap

2. UPZIS Paninggaran

3. UPZIS Doro

4. UPZIS Wiradesa

5. UPZIS Kesesi

Kegiatan ini turut dihadiri Rais Syuriah, Ketua Tanfidziyah dan Pengurus Harian PC NU, para Syuriah MWC NU, para Tanfidziyah MWC NU, Ketua UPZIS MWC NU se-Kabupaten Pekalongan, badan otonom (Banom), para relawan, serta klinik mitra yakni RS Ki Ageng Sedayu, Klinik Reyga, dan Klinik Medina Rahma.

Melalui kegiatan annual report ini, NU Care – LazisNU Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga amanah umat, memperkuat tata kelola lembaga, serta memperluas manfaat program sosial bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Kontributor: Anik Maghfiroh
Editor: K. Anwar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini