Karangjompo, Kabupaten Pekalongan (20/07/2024) – Salah satu penyebab terjadinya stunting adalah defisiensi zat besi yang mengakibatkan anemia. Anemia merupakan suatu keadaan ketika jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (Hb) tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologis tubuh. Anemia yang paling sering dijumpai dalam kehamilan adalah anemia akibat kekurangan zat besi yang disebabkan karena kurangnya asupan unsur besi dalam makanan, gangguan penyerapan, peningkatan kebutuhan zat besi.

Gambar 1. Sosialisasi Tablet Tambah Darah Untuk Mencegah Anemia
Desa Karangjompo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan dengan tingkat stunting terbesar ke 2 di Kecamatan Tirto. Menyikapi hal tersebut, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, David Juan Situmorang (21) melakukan “Sosialisasi Anemia dan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Tablet Tambah Darah kepada Ibu Hamil”.
Sosialisasi ini dilakukan berdampingan dengan kelas ibu hamil yang rutin diadakan di Desa Karangjompo. Adanya sosialisasi dan pemberian tablet tambah darah ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia pada masa kehamilan, meminimalisir wanita usia subur (WUS) melahirkan anak dengan bayi stunting atau berat badan lahir rendah (BBLR).
Penulis : David Juan Situmorang, Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) : Nenik Woyanti, S.E., M.Si.




