Beranda Opini Cita-cita Anak TK Ingin jadi Pengusaha, Mengapa Tidak?

Cita-cita Anak TK Ingin jadi Pengusaha, Mengapa Tidak?

0
foto: sph.edu

Oleh: Khayatun Nufus*

Manusia diberi pilihan untuk menjadi apa yang mereka inginkan. Ingatkah saat kita ditanya guru TK “kalau sudah besar mau jadi apa anak-anak?”. Kebanyakan dari kita menjawab ada yang ingin menjadi polisi, dokter, guru, tentara, dan lain-lain. Tapi, sedikit sekali yang menjawab ingin jadi wirausaha atau pengusaha. 

Begitu antusiasnya saat menjawab pertanyaan itu, bahkan saat karnaval tak tanggung-tanggung memakai kostum seperti apa yang dicita-citakan. Seperti memakai kostum polisi, dokter, hingga pilot. Namun setelah lulus dari TK mengapa keinginan itu seakan sirna, pada saat SMP-SMA bahkan kuliah ketika ditanya mau jadi apa bingung mau menjawab apa, alasanya karena faktor ekonomi.

Bukan faktor ekonomi yang menjadi sebab gagalnya menggapai cita-cita tapi kurangnya usaha dalam mewujudkannya. Tak masalah juga jika kita tidak menjadi seperti apa yang kita inginkan dulu di waktu TK, barangkali bisa lebih menjadi apa yang di inginkan asalkan mau berusaha. 

Banyak ditemui di sekitar kita, sarjana ekonomi menjadi guru, sarjana hukum menjadi pengusaha, bahkan tidak kuliah pun menjadi orang paling sukses di kampungnya. Setidaknya bisa mengobati kekecewaan kita karena tidak bisa menjadi apa yang dicita-citakan. 

Buatlah planning masa depan sebanyak mungkin, agar ketika satu keinginan tidak terwujud masih ada tujuan yang lain untuk dicapai sehingga tidak merasa kecewa. Kuncinya selalu berusaha, berdo’a dan jangan menyerah. 

Tentang Entrepreneurship

Sebelumnya telah saya singgung mengenai wirausaha. Wirausaha atau yang sering kita sebut entrepreneur adalah salah satu upaya untuk menjemput rezeki. Menjadi pengusaha sukses adalah salah salah satu cita-cita dari sekian banyak cita-cita yang disebutkan di atas. 

Ada kalanya menjadi pengusaha bukanlah cita-cita, ada banyak pengusaha sukses berawal dari coba-coba, terpaksa karena untuk memenuhi kebutuhan dan alasan-alasan lain. Sadarkah kita, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, sampai perguruan tinggi kita selalu diajari berwirausaha. Mempunyai bakat pengusaha adalah hal yang harus kita miliki, mengapa demikian?

Nyoman Putra Yasa dan Gede Nanda Hari Wiguna dalam bukunya yang berjudul Kewirausahaan Theopreneurship (teori dan kiat menjadi wirausaha) menjelaskan Entrepreneurship merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan nilai tambah di pasar melalui proses pengelolaan sumber daya dengan cara-cara baru dan berbeda melalui pengembangan teknologi baru, penemuan pengetahuan ilmiah baru, perbaikan produk barang dan jasa yang ada dan penemuan cara-cara baru untuk menghasilkan barang lebih banyak dengan sumber daya yang lebih efisien guna memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan. 

Ada banyak hal yang dapat dijadikan usaha di antaranya usaha dalam bentuk makanan, pakaian dan jasa. Sementara, ciri-ciri seorang pengusaha di antaranya: Memiliki jiwa kepemimpinan, berani mengambil resiko, selalu optimis, berkeyakinan tinggi, semangat belajar, memiliki pikiran positif, selalu bersemangat, terbuka untuk apa aja, memiliki kreativitas yang tinggi, ketahanan dan keuletan, rasa ingin tahu besar. 

Seorang yang mempunyai jiwa wirausaha tidak akan pernah menyerah meski gagal berkali-kali, justru dengan kegagalannya tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi. Lelah adalah hal yang wajar, tinggal istirahat kemudian bangkit kembali. 

Itulah sifat pengusaha yang harus diteladani. Jelas bukan mengapa kita selalu diajarkan berwirausaha di sekolah. Bukankah sayyidah Khadijah (Istri Rasulullah Saw) seorang pengusaha sukses. Maka, menjadi wirausaha pun nggak salah kok. 

Jangan sedih ketika apa yang kita inginkan tidak tercapai, karena sesuatu yang menurut kita baik belum tentu baik menurut Allah swt. Tetap berusaha dan berdo’a hasilnya pasrahkan kepada tuhan yang maha esa.

*penulis merupakan mahasiswa FTIK UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini