Beranda Berita 316 Wisudawan ITSNU Pekalongan Diminta Aktif Tebarkan Kebaikan Kepada Masyarakat

316 Wisudawan ITSNU Pekalongan Diminta Aktif Tebarkan Kebaikan Kepada Masyarakat

0

Pekalongan – Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pekalongan menggelar wisuda Program Diploma ketiga dan Program Sarjana kedua bertempat di Hotel Parkside Mandarin Kota Pekalongan, Rabu (16/10/2024).

Wakil Rektor 1 ITSNU Pekalongan, Dr. H. Ali Imron, S.E, M.S.I  menyampaikan, wisuda tahun ini total diikuti 316 wisudawan. Mereka berasal dari jenjang S1 sebanyak 4 program studi (prodi) dan D3 sebanyak 3 prodi. 

“Rinciannya Jenjang S1 Teknik Informatika 66 mahasiswa, Informatika 78 mahasiswa, Teknik Industri 26 mahasiswa, Fisika 16 mahasiswa. Sementara jenjang D3 Kriya Batik 20 mahasiswa, Administrasi Perkantoran 54 mahasiswa dan Akuntansi 56 mahasiswa,”ujarnya.

Rektor ITSNU Rizqon Halal Syah Aji MSi PhD dalam sambutannya menyampaikan, para wisudawan agar berkiprah dan melakukan pengabdian di tengah masyarakat dengan memberikan banyak manfaat. Menurutnya, kehadiran alumnus di tengah-tengah masyarakat akan memberikan makna dan manfaat demi tumbuhnya sejuta kebajikan di tengah-tengah masyarakat. 

“Jagalah nama baik almamater ITSNU Pekalongan dan jadilah orang yang bermanfaat di bidang apapun bagi banyak orang,” ujar Rizqon.

Disampaikan, agar para wisudawan ITSNU Pekalongan dapat menerapkan ilmu yang sudah dipelajarinya di dunia kerja.

“Bekal ilmu yang sudah diperoleh ditambah dengan kemampuan soft skill adalah modal awal untuk membuktikan lulusan ITSNU Pekalongan hebat dan berdaya saing di dunia kerja,”imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan KH Muslikh Khudori, M.S.I menyampaikan bahwa semoga dengan mendapatkan ilmu, kita berharap ilmu para wisudawan bermanfaat.

“Selamat kepada wisudawan ITSNU Pekalongan yang hari ini berbahagia, semoga ilmunya manfaat,”ucapnya.

Manfaat adalah ketika ilmu tersebut dapat menuntun dirinya untuk menuju jalan yang lebih baik, menuju jalan yang diridhoi oleh Allah swt. “Bentuk apapun ilmu, ilmunya manfaat adalah ilmu yang dapat mengantarkan taqarrub kepada allah swt,”sambung Kiai Muslikh.

Disampaikan, ITSNU yang didirikan lima tahun lalu semoga dapat melahirkan generasi-generasi NU dan mungkin di luar NU agar mempunyai ilmu yang tidak dikotomis. Tidak hanya ilmu agama, tapi dibekali dengan ilmu-ilmu di luar agama. 

“Karena Islam tidak mengenal ini agama, ini umum. Yang dikenal adalah yang manfaat. Ini yang harus digarisbawahi, Maka tidak heran kalau di ITSNU kok ada ngajinya. Itu tidak heran. Tadi mendapatkan ijazah sekaligus mendapatkan syahadah,”pungkas Kiai Muslikh.

Editor: K. Anwar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini