Pekalongan – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Tengah, Dr. Fakhrudin Aziz, Lc,. M.S.I. melantik 3 Pimpinan Anak Cabang (PAC) ISNU di Kabupaten Pekalongan yakni PAC ISNU Kecamatan Kajen, Tirto, dan Kedungwuni, periode 2025-2028, bertempat di Ruang Meeting Gedung FTIK UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Senin (12/5/2025).
Dalam sambutannya, Fakhrudin menyampaikan bahwa wajah NU sesungguhnya salah satunya ada di tangan sahabat-sahabat ISNU. Maka sebagai motor penggerak kaum intelektual sudah sepatutnya menempatkan ini sebagai mandat organisasi dan harus disertai dengan niat yang tulus untuk mengabdi.
“Kalau saya menerjemahkan ISNU itu secara sederhana “ISNU is NU”,ujarnya.
Kalau bisa memahami bahwa ISNU is NU mari kita mulai dari diri kita sendiri, karena hari ini tantangan terbesar di ISNU adalah yang pertama bagaimana kita memiliki kemandirian ekonomi dan itu dimulai dari kemandirian sikap sehingga kita tidak bisa ditawar oleh siapapun, terutama kaitannya dalam konteks politik.
“ISNU harus ditempatkan sebagai gerakan intelektual, sebagai agent of change, dan sebagai agent untuk mentransformasikan intelektual,” imbuh Fakhrudin yang juga Dosen UIN Walisongo Semarang itu.
Ketua PC ISNU Kabupaten Pekalongan, Dr. Nasrudin, M.Pd menyampaikan, ISNU didirikan di Surabaya pada 19 November 1999, namun ISNU baru ditetapkan sebagai Badan Otonom NU pada Muktamar ke-32 NU di Makassar tahun 2010.
“Lalu banyak pertanyaan apa sih tujuan didirikannya ISNU itu? Kalau saya satu kata saja ISNU ini kerja intelektual. Kira-kira seperti itu,” terangnya.
Rektor UIN Gus Dur yang juga Dewan Penasehat PC ISNU Kabupaten Pekalongan, Prof. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag, berpesan kepada kader ISNU supaya dalam membuat program kerja lebih mengarah kepada bagaimana membangkitkan intelektual generasi muda NU.
“Saya harap demikian. Karena saya orang yang senang ISNU itu bangkit kembali,”tutur Prof Zaenal sembari menceritakan dirinya pernah menjadi sekretaris pertama ISNU Kota Pekalongan di era 2000-an.
Pada kegiatan ini turut hadir Pengurus PCNU Kabupaten Pekalongan baik syuriah maupun tanfidziah serta badan otonomnya, Dewan Penasehat dan Dewan Ahli PAC ISNU Kajen, Tirto dan Kedungwuni.
Mewakili PCNU Kabupaten Pekalongan, Prof. Dr. Muhlisin, M.Ag, menyampaikan selamat kepada pengurus ISNU yang telah dilantik dan semoga bisa berkinerja dengan baik.
“Karena kadang-kadang kepengurusan itu hanya sebuah nama, tapi kalau rapat itu hanya 50%. Meski begitu, saya apresiasi untuk semuanya karena mau menjadi pengurus ISNU, itu artinya mau berdarma bakti untuk NU,”kata Prof. Muhlisin.
Kegiatan yang diadakan oleh PC ISNU Kabupaten Pekalongan dan berkolaborasi dengan PAC ISNU Kajen, Tirto, Kedungwuni, ini menghadirkan narasumber akademisi dari Universiti Teknologi Malaysia, Assoc. Prof. Dr. Norma Alias, untuk membicarakan tema kegiatan “Dari Tradisi ke Inovasi: Optimalisasi Big Data dalam Memperkuat Jaringan dan Kontribusi ISNU”.





