Pekalongan – Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pekalongan sukses menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal dan Halaqah Kebangsaan bertema “Merajut Ukhuwah, Meneguhkan Integritas: Sinergi Ulama, Umaro, dan Cendikiawan dalam Merawat Stabilitas dan Kemajuan Kota Santri”, pada Ahad (26/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Teman Cerita Coffee & Space, Wonopringgo, dan diikuti 55 peserta dari kalangan pengurus PC ISNU dan PAC ISNU se-Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dari tiga unsur yang berbeda, yakni Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan, KH. Muslikh Khudlori, M.Si. sebagai perwakilan ulama, Dewan Pembina PC ISNU Kabupaten Pekalongan, Dr. Hj. Siti Qomariyah, M.A. mewakili kalangan cendekiawan, dan Plt. Bupati Kabupaten Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S. mewakili umaro.
Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan, KH. Muslikh Khudlori, M.Si., dalam pemaparannya menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Nahdlatul Ulama, khususnya dalam penguasaan teknologi informasi. Kiai Muslikh menyampaikan bahwa tantangan zaman menuntut warga NU untuk tidak hanya kuat secara tradisi keilmuan, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan digital.
“SDM NU harus melek teknologi agar tidak tertinggal dalam arus informasi dan mampu berkontribusi aktif di ruang-ruang strategis,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Pembina PC ISNU Kabupaten Pekalongan, Dr. Hj. Siti Qomariyah, M.A., menyoroti perkembangan positif kualitas SDM NU saat ini. Ia mengungkapkan bahwa warga NU kini telah banyak menghiasi berbagai sektor masyarakat dengan beragam latar belakang pendidikan dan gelar akademik.
“Ini menjadi modal besar untuk memperkuat peran NU dalam membangun peradaban yang inklusif dan berkemajuan,” jelasnya.
Plt. Bupati Kabupaten Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., dalam kesempatan tersebut memaparkan arah prioritas pembangunan daerah. Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan kualitas pendidikan dan layanan publik.
“Sinergi antara ulama, umaro, dan cendikiawan sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan,” tegasnya.

Ketua PC ISNU Kabupaten Pekalongan, Dr. Mohammad Nasrudin, M.Pd.I., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Kami berharap ISNU dapat terus menjadi penggerak intelektual yang berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.” ujarnya.
Sesi diskusi dalam kegiatan Halal Bihalal dan Halaqah Kebangsaan PC ISNU Kabupaten Pekalongan berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Dipandu oleh moderator Dr. Dahrul Muhtadin, forum berjalan aktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan kritis dari peserta yang berasal dari kalangan akademisi, mahasiswa, hingga tokoh masyarakat.
Diskusi tidak hanya memperdalam materi yang disampaikan narasumber, tetapi juga membuka ruang dialog terkait tantangan aktual, seperti penguatan sinergi ulama dan pemerintah, peningkatan kualitas SDM, serta peran cendekiawan dalam menjaga stabilitas sosial.
Pewarta: Khairul Anwar





