Beranda Berita Gandeng MTs Plus Al-Fath, Griya Riset Indonesia Ajarkan Teknik Menulis Berita dan...

Gandeng MTs Plus Al-Fath, Griya Riset Indonesia Ajarkan Teknik Menulis Berita dan Artikel Populer ke Siswa

0

Klaten – Griya Riset Indonesia (GRI) berkolaborasi dengan MTs Plus Al-Fath Klaten menggelar Workshop Kepenulisan, Sabtu (16/11/2024). Workshop ini menjadi salah satu program GRI Goes to School, acara yang diselenggarakan di Aula MTs Plus Al-Fath ini menjadi kegiatan pertama dari program tersebut.

Penyenggalaraan Workshop Kepenulisan bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa, mengembangkan dan meningkatkan potensi kreatifitas siswa dalam menulis. Selain siswa MTs Plus Al-Fath workshop ini diikuti dari perwakilan siswa MTs Raudhotus Sholihin Ceper, MTsN 8 Klaten, MTs Tahfidzul Qur’an Al-Husna, MTs Al-Muttaqin Pancasila Sakti, dan MTs Al-Mansur.

Direktur GRI Afifatun Ni’mah berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak positif terhadap belajar dan cara berpikir kritis siswa. “workshop ini merupakan kegiatan pertama dalam program GRI Goes to School, MTs Plus Al-Fath menjadi sekolah pertama yang kami kunjungi jadi saya berharap para siswa bisa mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan sebarkan ilmu yang ada pada acara ini kepada teman-teman di sekolah masing-masing,” ucapnya.

Workshop kepenulisan ini menghadirkan narasumber Amrizarois, Dosen UNIKA Semarang dan Khozin, penulis sekaligus pegiat sosial media. Kegiatan yang diisi dengan praktik kelompok dan tanya jawab ini, disajikan materi berupa Teknik Penulisan Berita dan Penulisan Artikel.

Dalam penyampaiannya, khozin memberikan proses pembuatan berita secara efektif, dimulai dengan kriteria berita, unsur berita, struktur dan tahap pembuatan berita. “Belajar menulis berarti belajar tentang alam semesta, menulis berita adalah gerbang awal untuk menuju karya-karya lainnya,” terang Khozin.

Narasumber kedua, Amrizarois menyampaikan bagaimana cara untuk menulis aritkel ilmiah yang baik dan benar. Dosen Ilmu Lingkungan ini memberikan salah satu contoh keuntungan dalam menulis yaitu bisa merasakan jalan-jalan keluar negeri secara gratis, tujuannya agar para siswa termotivasi untuk menulis. “Mengutip dari perkataan Imam Al-Ghazali ‘bila engkau bukan bangsawan atau ulama besar maka menulislah’” tutur Amri yang juga Ketua Griya Riset Indonesia.

Kepala MTs Plus Al Fath Badrus Salam, M.Pd dalam sambutan pembukaannya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, workshop kepenulisan merupakan solusi dari permasalahan rendahnya minat baca siswa.

“Ada siswa yang pintar akademisnya tapi tidak bisa menulis, ada siswa yang pandai menulis namun tidak pintar akademisnya, saya harap dengan adanya workshop ini siswa selain pintar akademisnya juga pandai dalam menulis,” harapnya.

Di akhir kegiatan, para siswa menghasilkan karya berupa berita lalu dipresentasikan di depan para tim Griya Riset Indonesia untuk diberikan saran dan masukan. Acara ini diakhiri dengan penandatanganan kerjasama antara Griya Riset Indonesia dan MTs Plus Al-Fath. Kerjasama ini berkomitmen bersama untuk meningkatkan literasi dan keterampilan menulis siswa.

Pengirim: Jajang
Editor: K. Anwar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini