Beranda Berita PMII KAG Gelar Halal Bihalal, Jadi Ruang Dialog Asosiasi Dosen Pergerakan UIN...

PMII KAG Gelar Halal Bihalal, Jadi Ruang Dialog Asosiasi Dosen Pergerakan UIN Gus Dur

0

Pekalongan – Pengurus Komisariat (PK) PMII Ki Ageng Ganjur (KAG) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar kegiatan Halal Bihalal dan Sarasehan Asosiasi Dosen Pergerakan (ADP) pada Jumat (2/5/2025). Kegiatan ini yang diadakan di RM. Sambel Sawah Kajen ini dikhususkan untuk para kader dosen pergerakan di UIN Gus Dur Pekalongan.

Ketua PK PMII Ki Ageng Ganjur, Farizul Khaq, menyampaikan bahwa para alumni PMII yang sekarang berkiprah sebagai dosen merupakan role model yang jejaknya perlu diikuti oleh sahabat PMII yang sedang berproses.

“Salah hormat untuk para senior. Tentu, kami berharap bisa menimba pengalaman dari para senior-senior semua,” Ujarnya.

Harapannya forum ini bisa ditindaklanjuti di kemudian hari, sehingga rantai silaturahmi antar kader PMII yang sekarang menjadi dosen tidak terputus.

“Jalinan sinergi antara komisariat dengan para senior dosen perlu untuk lebih ditingkatkan lagi,” Imbuhnya.

Izul menambahkan, PK PMII Ki Ageng Ganjur sengaja mengumpulkan dosen UIN Gus Dur alumni PMII, baik yang Dosen Tetap maupun Dosen Tidak Tetap, sebagai sarana silaturahmi sekaligus dialog untuk kemajuan bersama.

“Nantinya, kami ingin setiap dosen di Fakultas masing-masing bisa bersinergi dengan pengurus rayon, dan memberikan sumbangsih baik tenaga maupun pikirannya,” Ucap Izul.

Sementara, Rektor UIN Gus Dur Prof. Zaenal Mustakim dalam sambutannya, menargetkan PMII agar mendirikan Markas Besar Pergerakan yang lokasinya tidak jauh dari Kajen.

“Karena saya melihat PMII khususnya di Pekalongan ini nomaden alias berpindah-pindah, tidak jelas. Yang nomaden-nomaden itu kan sulit maju. Mengurusi dirinya sendiri saja tidak bisa apalagi mengurus pengkaderan. Biar jelas kita jangan menjadi nomaden lagi, kita harus punya markas besar pergerakan,”tegasnya.

Disampaikan, markas besar pergerakan ini nanti akan menjadi tempat kegiatan dan pengembangan potensi kader yang nanti bisa digunakan oleh semua level, dari tingkat rayon, komisariat hingga cabang, jadi tidak boleh diklaim hanya milik komisariat saja. “Saya ingin terwujud, tentu dengan dukungan dari sahabat sekalian,”imbuhnya.

Rektor yang juga Ketua Majlis Pembina Komisariat ini menambahkan, kader pergerakan yang sudah mapan secara ekonomi, diharapkan untuk menyokong dalam mewujudkan markas besar pergerakan ini.

“Begitupun para dosen yang menjabat maupun yang tidak. Jadi, sebagai dosen yang lahir dari PMII itu jangan cuma mengajar dan urusan akademik saja, tapi juga harus fokus di luar itu seperti mengayomi kader di bawahnya. Kalau cuma mengajar semua orang pun bisa,”pungkasnya.

Turut hadir pengurus Komisariat, pengurus KOPRI dan para ketua rayon serta segenap dosen UIN Gus Dur alumni PMII. Kegiatan yang juga dihadiri oleh ketua IKA PMII Kabupaten Pekalongan H. Yasir ini juga menjadi ruang dialog antara dosen dengan pengurus Komisariat PMII Ki Ageng Ganjur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini