Beranda Berita Dari Kampus untuk Dunia: IKA PTKIN Siap Perkuat Posisi Umat Lewat Gerakan...

Dari Kampus untuk Dunia: IKA PTKIN Siap Perkuat Posisi Umat Lewat Gerakan Kolektif

0

Jakarta – Pengurus Pusat Ikatan Alumni (PP ILUIN) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan secara aktif mengawal pembentukan Forum Nasional IKA PTKIN se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI di Jakarta, Kamis – Sabtu (23-25/4). Delegasi yang dipimpin oleh Ketua Umum PP ILUIN, Abdul Azim, M.Pd., dan Sekretaris Jenderal, Dr. Moh. Nasrudin, M.Pd.I., turut menyaksikan momen bersejarah pengukuhan nakhoda baru forum nasional tersebut.

Melalui proses musyawarah oleh 11 tim formatur yang dibentuk forum, terpilih jajaran pengurus pusat Forum Nasional IKA PTKIN periode 2026-2029, yakni Dr. Drs. H. Idrus Marham, M.Sc. sebagai Ketua Umum, Prof. Dr. Phil. H. Sahiron, MA. sebagai Sekretaris Jenderal, dan Drs. H. Cucu Sutara, MM. sebagai Bendahara Umum.

Dalam sambutannya, Ketua Umum terpilih, Dr. Idrus Marham, memaparkan visi dan arah strategis yang akan menjadi kompas bagi seluruh pengurus IKA PTKIN di seluruh Indonesia. Visi ini dimulai dengan penyelarasan niat dan motivasi untuk membangun komitmen perjuangan serta pengabdian bersama yang berfokus pada:

  1. Keumatan dan Kebangsaan: Meneguhkan peran alumni dalam menjaga persatuan bangsa.
  2. Transformasi Peradaban: Menempatkan Islam Indonesia sebagai instrumen dalam menjawab tantangan zaman baru dan menavigasi arah peradaban dunia.
  3. Penguatan Posisi Umat: Memperkuat peran umat Islam, baik secara individual maupun institusional, di segala bidang kehidupan guna membangun kekuatan umat yang menyeluruh.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Forum Nasional IKA PTKIN akan bertindak sebagai Inspirator, Inisiator, dan Penggerak. Organisasi ini didesain sebagai Forum Dialektika Gerakan Pemikiran Islam yang melahirkan program-program nyata melalui strategi:

  1. Independen dan Dinamis: Memiliki perspektif ideologis dan gagasan yang kuat, tidak bersifat statis-pasif.
  2. Kepemimpinan Kolektif Kolegial: Mengedepankan kerjasama tim dan kesetaraan antar pengurus.
  3. Pendekatan Fungsional-Struktural: Menjadikan ide dan gagasan sebagai instrumen utama organisasi. Peran fungsional dijalankan atas dasar gagasan, sementara peran struktural dijalankan berdasarkan posisi jabatan.
  4. Operasionalisasi Gerakan: Setiap program dilaksanakan sebagai sebuah gerakan yang serentak, merata, serta melalui tahap evaluasi dan rekomendasi tindak lanjut.

Sebagai langkah awal, pengurus akan melakukan ekspos kehadiran forum melalui kegiatan strategis yang memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam 1447 H sebagai gerakan paralel kerja organisasi.

Ketua Umum PP ILUIN Gus Dur Pekalongan, Abdul Azim, M.Pd., menyatakan dukungannya terhadap arah baru ini. “Harapan kami, PTKIN mampu menavigasi arah peradaban Islam mengingat sumbangsih PTKIN sangat penting dalam perkembangan sejarah. Tantangan era digitalisasi harus dirumuskan bersama melalui pendekatan fungsional-struktural yang digagas Ketum terpilih agar kita mendapatkan cara terbaik untuk beradaptasi,” ujarnya.

Hadir secara langsung mendampingi dalam agenda penutupan oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, yaitu Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas terbentuknya wadah nasional ini.

Beliau berharap Forum Nasional IKA PTKIN dapat menjadi jembatan strategis yang memperkokoh kemitraan antara perguruan tinggi dengan para alumni yang telah berkiprah di berbagai sektor. Beliau menekankan bahwa alumni adalah “monumen hidup” universitas yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah almamater serta menjadi pionir dalam menyebarkan nilai-nilai Islam moderat yang menjadi ciri khas PTKIN di tengah masyarakat global.

Sinergi antara PP ILUIN Gus Dur, pihak Rektorat, dan Forum Nasional IKA PTKIN diharapkan mampu membawa dampak luas bagi kemajuan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia serta penguatan kontribusi alumni bagi peradaban.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini