Beranda Opini Pesan Moral Oleh-oleh Haji: Larangan Mengeksploitasi Air Secara Berlebihan

Pesan Moral Oleh-oleh Haji: Larangan Mengeksploitasi Air Secara Berlebihan

0
sumber foto: saudinesia.id

oleh: M. Izzul Haq*

Oleh-oleh haji sangat beragam, diantara yang paling ditunggu ialah air zamzam. Air dengan sifat alkali sehingga memiliki kekuatan salah satunya penyembuhan. Air adalah prinsip dasar segala sesuatu kata Thales demikian. Sehingga umum bahwa air menjadi sumber yang harus dijaga dan dirawat bagi dan untuk masyarakat pekalongan.

Kisah Zamzam mengajarkan kita tentang ketabahan dan rahmat Allah, tetapi juga menyampaikan pesan yang lebih luas tentang bagaimana kita seharusnya memperlakukan alam. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

وَإِذْ جَعَلْنَا ٱلْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَأَمْنًا وَٱتَّخِذُوا۟ مِن مَّقَامِ إِبْرَٰهِۦمَ مُصَلًّى ۖ وَعَهِدْنَآ إِلَىٰٓ إِبْرَٰهِۦمَ وَإِسْمَٰعِيلَ أَن طَهِّرَا بَيْتِىَ لِلطَّآئِفِينَ وَٱلْعَٰكِفِينَ وَٱلرُّكَّعِ ٱلسُّجُودِ

Ayat ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Di Pekalongan, kita memiliki sungai-sungai dan hutan yang kaya akan kehidupan. Namun, apakah kita sudah benar-benar menjaga mereka? Misalnya, penggunaan air yang bijak adalah salah satu cara kita menghargai karunia alam. Rasulullah SAW bersabda:”Janganlah boros dalam menggunakan air, meskipun engkau berada di sungai yang mengalir.” (HR. Ahmad).

Tetapi, menjaga alam bukan hanya tentang tidak membuang-buang air. Di Pekalongan dan sekitarnya, kita sering melihat bagaimana kegiatan seperti penebangan pohon liar dan penambangan bisa merusak ekosistem. Walaupun kita membutuhkan sumber daya alam untuk hidup, kita harus ingat untuk tidak mengeksploitasi mereka secara berlebihan. Bayangkan jika kita terus mengambil tanpa memberi kembali, apa yang akan terjadi pada generasi mendatang?

Ada cara-cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk berkontribusi, seperti menanam pohon dan mendukung kegiatan konservasi. Menanam pohon tidak hanya memberi manfaat bagi kita sekarang, tetapi juga menjadi sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir. Rasulullah SAW
bersabda: “Barangsiapa yang menanam pohon, maka setiap kali pohon tersebut berbuah, itu akan menjadi sedekah baginya.” (HR. Ahmad).

Selain itu, kita juga bisa mengurangi penggunaan plastik dan mendaur ulang sampah. Tindakan kecil ini, jika dilakukan bersama-sama, akan memberikan dampak besar bagi kelestarian alam. Kesadaran lingkungan ini perlu kita tanamkan sejak dini kepada anak-anak kita. Mereka adalah penerus kita dan akan melanjutkan upaya menjaga bumi. Pendidikan lingkungan harus menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari kita.

Jadi, mari kita ambil pelajaran dari kisah Zamzam. Allah telah memberi kita alam yang indah dan berlimpah ini, sudah sepatutnya kita menjaganya dengan baik. Dengan menghargai dan merawat karunia alam, kita tidak hanya menunjukkan rasa syukur kita kepada Allah, tetapi juga memastikan bahwa keindahan dan keberlimpahan ini bisa dinikmati oleh generasi-generasi yang akan datang.

*penulis merupakan Ketua PC PMII Pekalongan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini