Pekalongan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari ITSNU Pekalongan kelompok 8 mengadakan sosialisasi tentang bahaya pernikahan dini dan seks bebas, Senin, (12/08/24) bertempat di SMP 1 Atap, Bantarkulon, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Masa Depan dengan Pendidikan, Menunda Pernikahan Dini, dan Mencegah Seks Bebas.”
Ketua KKN Kelompok 8 Fuad Asrori menyampaikan, sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya menunda pernikahan dini dan menjaga diri dari pergaulan bebas.
“Kami ingin para siswa memahami betapa pentingnya pendidikan dan bagaimana pernikahan dini serta seks bebas dapat merusak masa depan mereka,” ujar Fuad.
Dalam sosialisasi ini, Rahma Nahfila, salah satu anggota KKN Kelompok 8, menjadi narasumber utama. Ia memberikan pemahaman kepada siswa mengenai dampak negatif pernikahan dini dan seks bebas, serta pentingnya menjaga diri dan fokus pada pendidikan untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Mari bersama-sama kita sosialisasikan bahaya pernikahan dini dan seks bebas. Kalau bukan kita siapa lagi?,”ajaknya.
Kepala Sekolah SMP 1 Atap, Al Kabul Hadi Supeno, S.Pd., memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini. “Kami sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN ITSNU Pekalongan. Edukasi seperti ini sangat penting untuk mencegah masalah sosial yang dapat berdampak buruk pada masa depan anak-anak kami,” ujarnya.
Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran para siswa SMP 1 Atap Bantarkulon tentang pentingnya pendidikan dan menghindari pernikahan dini serta seks bebas, demi masa depan yang lebih cerah.
Pengirim: Nurul Iman
Editor: Kang Anwar





