Pekalongan — Semangat hijau dan kepedulian lingkungan terpancar dari kegiatan yang digelar oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan 63 Kelompok 08 Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), mereka melaksanakan aksi penanaman 1.000 bibit kopi di lahan wakaf Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Pagi yang cerah menjadi saksi semangat gotong royong antara mahasiswa dan warga. Dengan cangkul di tangan dan senyum yang mengembang, mereka bersama-sama menanam bibit kopi di tanah wakaf yang kini menjadi simbol harapan baru bagi desa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN Tematik bertema “Ekoteologi dan Pertanahan”, yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui penanaman tanaman produktif.
Acara dibuka dengan sambutan penuh semangat dari Prof. Dr. Moh. Sugeng Sholehuddin, M.Ag., Ketua LP2M sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan KKN Tematik Angkatan 63 Kelompok 08. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penanaman pohon, tetapi juga bentuk nyata implementasi nilai-nilai ekoteologi di tengah masyarakat.
“Penanaman bibit kopi ini menjadi simbol kolaborasi yang berkelanjutan. Semoga dari seribu bibit yang kita tanam hari ini tumbuh seribu manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tutur Prof. Sugeng dengan penuh semangat.
Sementara itu, Sekretaris Desa Linggoasri, Bapak Taswono, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melalui LP2M.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian pihak kampus terhadap Desa Linggoasri. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi warga,” ujarnya.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan doa bersama dan penyerahan bibit kopi secara simbolis dari pihak LP2M kepada Pemerintah Desa Linggoasri. Selanjutnya Kepala LP2M, Kapus pengabdian, Mahasiswa dan masyarakat kemudian turun ke lahan, memulai proses penanaman yang diselimuti antusiasme tinggi meski cuaca cukup terik.
Keringat yang menetes siang itu menjadi bukti nyata kepedulian UIN Gusdur dan Mahasiswanya terhadap alam. Mereka sadar, menjaga bumi bukan hanya tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Di akhir acara, para mahasiswa KKN merasa bangga karena telah turut memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Melalui penanaman 1.000 bibit kopi ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk terus menjaga alam, mempererat sinergi antara kampus dan desa, serta menumbuhkan semangat gotong royong demi keberlanjutan lingkungan yang lestari.
Dari Desa Linggoasri, semangat hijau itu tumbuh — satu bibit kopi, sejuta harapan untuk bumi yang lebih baik.
Pengirim: Slamet Nur Chamid
Editor: K.Anwar





