Beranda Berita KKN UNDIP Edukasi Pencegahan Bullying di MTs I’anah Futuhiyah Karangbrai Pemalang

KKN UNDIP Edukasi Pencegahan Bullying di MTs I’anah Futuhiyah Karangbrai Pemalang

0

Pemalang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KKN dari Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan sosialisasi Edukasi Pencegahan Bullying pada hari Sabtu (18/7/2026). bertempat di Ruang OSIS MTs I’anah Futuhiyah Karangbrai, Kabupaten Pemalang.

Sebanyak 135 siswa MTs I’anah Futuhiyah mengikuti sosialisasi pencegahan bullying, sosialisasi ini dibagi menjadi tiga sesi, sesi pertama untuk kelas 9, sesi kedua untuk kelas 8, dan sesi ketiga untuk kelas 7.

“Latar belakang dari edukasi ini, kami melihat maraknya kasus bullying yang dari dulu menjadi problem bagi remaja dalam hal ini siswa, baik secara verbal, fisik maupun digital.” ujar Akhtar Putra (Koordinator Desa).

Sampai saat ini memang bullying atau perundungan masih saja terjadi meskipun sudah beberapa upaya dilaksanakan oleh pihak sekolah, mungkin karena memang tipisnya perbedaan antara bercanda dan bullying.

Siswa belum sepenuhnya tahu batasan antara bercanda atau bullying, ditambah seusia mereka masih labil dalam mengontrol emosi.

Menurut Akhtar, Siswa belum sepenuhnya menyadari bahwa bullying bisa mengakibatkan luka psikologis yang serius bagi korban, sehingga masih menganggap hal yang biasa.

“Tujuan dari sosialisasi ini adalah agar siswa memahami materi bullying, setelah mereka memahami, kesadaran untuk saling menghargai bisa muncul dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan ramah” tukas Akhtar Putra.

Akhtar berharap berawal dari pengetahuan, siswa tumbuh rasa solidaritas antarteman, sehingga mempersempit ruang untuk saling merendahkan, mengejek dan membuat ketidaknyamanan.

Akhtar menjelaskan metode penyampaian materi tidak hanya berupa ceramah “Metode yang kami gunakan sangat beragam, bukan hanya dengan ceramah, kami menerapkan metode diskusi interaktif, diselingi ice breaking dan pemberian hadiah untuk yang berani bercerita ke depan” Tegas Akhtar Putra.

Edukasi bullying selain untuk mencegah perundungan juga untuk mempertebal rasa percaya diri, dan berani melapor ketika melihat kejadian perundungan.

Rifki Andhika salah satu peserta sosialisasi merasakan kebermanfaatan mengikuti sosialisasi “berangkat dari ketidaktahuan saya tentang bullying, setelah ikut sosialisasi saya mengerti tentang bullying, dan berani menyuarakan stop bullying di lingkungan sekolah” Ujar Rifki.

Bu Nunu Fitriyanti sebagai guru MTs menambahkan “Edukasi tentang bullying sangat bagus, satu sisi untuk pengalaman kaka-kaka KKN menyampaikan materi kepada para siswa, disisi lain dapat memotivasi anak-anak untuk menyadari pentingnya saling menghargai.” ujar Bu Nunu.

Kepala Madrasah Hamim Haris menekankan pentingnya edukasi bullying “Edukasi ini sangat penting, mengingat sekarang zamannya anak tidak bisa dipisahkan dengan gawai, kita tidak tahu apa yang dikonsumsi oleh para siswa, untuk mencegah hal-hal negatif, sedikit demi sedikit dikasih arahan terkait hal-hal apapun yang ada di media digital.” ujarnya.

Bullying tidak hanya terjadi ketika bertemu secara fisik namun bisa terjadi secara digital yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja oleh karena itu pentingnya edukasi bullying sejak dini baik secara verbal, fisik ataupun digital.

Akhtar memberikan pesan kepada para siswa agar materi dapat dipahami, kemudian diamalkan dan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan ramah “kami dari KKN mungkin hanya bisa memberikan teori untuk para siswa MTs, namun kami harapkan teori yang telah diberikan dapat menjadi peta bagi siswa untuk lebih bijak dan peduli terhadap temannya, lingkungannya dan tempat belajar ini agar tercipta lingkungan belajar yang nyaman dan ramah. Adapun untuk praktik berikutnya para gurulah yang akan mengarahkan dan mengawasi para siswa setelah ikut sosialisasi” tukas Akhtar.

Bu Nunu Fitriyanti menanggapinya “Sudah pasti para guru akan mengarahkan dan mengawasi para siswa, sebelumnya kami juga selalu memantau para siswa diantaranya, mengondisikan saat pembelajaran, menanamkan karakter baik anak dan memunculkan kepedulian sosial kepada sesama teman” Ujar Bu Nunu.

Harapannya dengan adanya sosialisasi edukasi bullying dari kakak-kakak KKN UNDIP para siswa dapat mengikuti ajaran, menyadari dirinya sendiri untuk berbuat baik ke semua orang, memunculkan rasa kepedulian, dan mengikuti tata tertib sekolah dengan baik.

Pengirim: Alfan Aqil
Editor: Anwar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini