Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan (01/08/2024) – Dalam upaya memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh Desa Karangjompo, telah dilaksanakan pembuatan peta penggunaan wilayah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja monodisiplin yang digagas oleh Mima Nur Afifah (21), seorang mahasiswi KKN TIM II Universitas Diponegoro.
Bertempat di Balai Desa Karangjompo, kegiatan ditujukan kepada perangkat desa dengan tujuan memberikan gambaran yang lebih jelas dan terstruktur mengenai pemanfaatan lahan yang ada di desa. Peta ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi perangkat desa dalam merencanakan pembangunan dan pengembangan desa yang lebih efektif dan efisien.
Proses pembuatan peta melibatkan pengumpulan data mengenai kondisi geografis dan pemanfaatan lahan saat ini bersumber dari Badan Informasi Geospasial (GIS). Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknologi software ArcGIS, sehingga menghasilkan peta yang ter – update dan informatif. Mima Nur Afifah (21) menjelaskan bahwa peta penggunaan wilayah tidak hanya menunjukkan batas-batas wilayah, tetapi juga memperlihatkan penggunaan lahan seperti sarana sekolah, sarana ibadah, jalan, jembatan, lahan basah, sungai, pemukiman, kebun, dan rumput ilalang yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
Gambar 1. Pemaparan Mengenai Peta Penggunan Wilayah Desa Karangjompo
Kepala Desa Karangjompo mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif yang diambil oleh mahasiswa KKN UNDIP, mengingat update peta terakhir sejak tahun 1997. Beliau berharap bahwa peta ini dapat membantu perangkat desa dalam mengambil keputusan yang tepat terkait penggunaan lahan, serta mendorong pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.
Gambar 2. Pemaparan Mengenai Peta Penggunan Wilayah Desa Karangjompo
Keterlibatan aktif perangkat desa menunjukkan komitmen bersama untuk mengembangkan Desa Karangjompo secara berkelanjutan. Dengan adanya peta penggunaan wilayah ini, diharapkan desa dapat lebih tepat dalam mengelola sumber daya yang dimiliki dan mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik.
Penulis : Mima Nur Afifah, Program Studi S-1 Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) : Nenik Woyanti, S.E., M.Si.




