Karangjompo, Tirto, Kab. Pekalongan (29/07/2024) Tim II KKN Universitas Diponegoro (Undip) tahun 2023/2024. Mahasiswa atas nama Aslam Ghazaly telah melaksanakan program kerja monodisiplin di Desa Karangjompo dengan melaksanakan program pelatihan pengelolaan keuangan dasar menggunakan aplikasi “SI APIK” (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di dalam Desa Karangjompo.
Program ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha mereka secara lebih efektif dan efisien dalam rangka digitalisasi pembukuan.
Tahap awal dari program kerja dimulai dengan melakukan survey terhadap UMKM yang berada dalam desa Karangjompo. Tim KKN mengidentifikasi berbagai macam pelaku UMKM dari berbagai bidang usaha, seperti kerajinan tangan seperti batik, kuliner dan pencetakan. Kegiatan ini diawali dengan sambutan kepada pelaku UMKM dan wawancara untuk mendapat informasi mengenai sistem pembukuannya dan bagaimana pelaksanaan pembukuan yang dilakukan serta ketersediaan mereka untuk dilaksanakan pelatihan pengelolaan keuangan melalui aplikasi SI APIK.
Dalam kegiatan ini, terdapat beberapa kendala dimana tidak semua pelaku UMKM melakukan pembukuan atau pembukuan telah dilakukan oleh pihak ketiga sehingga adanya keterbatasan dalam peserta yang mau mengikuti pelatihan.
Pelatihan ini dihadiri oleh UMKM dari bidang kerajinan dan kuliner. Kemudian dilanjutkan dengan sesi pengenalan aplikasi SI APIK oleh mahasiswa tim KKN. Dalam sesi pengenalan pelaku diberikan pengertian dan pemahaman dasar tentang fitur-fitur utama dari aplikasi SIAPIK, seperti pencatatan pemasukan dan pengeluaran, pembuatan laporan keuangan, hingga perencanaan anggaran. Mahasiswa Tim KKN juga memandu peserta untuk mengunduh dan menginstal aplikasi tersebut di ponsel mereka, serta memberikan simulasi penggunaan aplikasi secara langsung dan membantu dalam pembuatan akun untuk usaha pelaku UMKM. Pelaku UMKM terlihat antusias dan aktif bertanya selama sesi berlangsung.
Banyak dari mereka yang merasa terbantu dengan adanya aplikasi ini karena sebelumnya mereka hanya mencatat keuangan usaha secara manual, yang sering kali tidak teratur dan sulit untuk diakses kembali.

Gambar 1. Dokumentasi Bersama Pelaku UMKM dan penyerahan guidebook
Setelah sesi pemaparan materi dan praktik penggunaan aplikasi SI APIK telah selesai. Di akhir kegiatan, setiap peserta diberikan buku panduan penggunaan aplikasi SIAPIK berbentuk guidebook serta tips-tips pengelolaan keuangan yang lebih efisien. Tim KKN juga membuka sesi konsultasi berlanjut bagi peserta yang masih memiliki pertanyaan atau membutuhkan bantuan lebih lanjut terkait penggunaan aplikasi.
Pada akhirnya, mahasiswa tim KKN mengimbau kepada para pelaku UMKM untuk turut serta menyebarluaskan penggunaan aplikasi SIAPIK kepada rekan-rekan mereka, guna untuk mendukung dan mempercepat proses digitalisasi yang lebih luas.
Akhirnya, dengan terlaksananya program ini, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro berharap para pelaku UMKM di Desa Karangjompo dapat lebih siap menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha mereka, serta mampu menciptakan sistem keuangan yang lebih transparan dan terstruktur. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berjangka panjang bagi perkembangan ekonomi desa.
Penulis : Aslam Ghazaly, Program Studi S-1 Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) : Nenik Woyanti, S.E., M.Si.




