Pekalongan – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan mengadakan Halal bihalal dan Tasyakuran Hari Lahir ke-14 LPBINU bertempat di Gedung MWCNU Kedungwuni lantai 3, Ahad (28/4/2024).
Ketua PC LPBINU Kabupaten Pekalongan Eko Prasetyo dalam sambutannya menyampaikan, LPBINU punya peran yang cukup vital di masyarakat umum. Maka, LPBINU harus memiliki progres yang baik kedepannya. “Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah organisasi yang siap menebar manfaat untuk umat,” ucapnya.
Disampaikan, Eko juga memberi apresiasi kepada LPBINU Kedungwuni karena lagi-lagi LPBINU Kedungwuni menjadi pelopor di Kabupaten Pekalongan.
“Apalagi ini baru diadakan kegiatan Harlah LPBINU yang mana sudah berusia 14 tahun. Terimakasih untuk LPBINU Kecamatan Kedungwuni,”imbuhnya.
Ketua LPBINU Kedungwuni Suroso mengatakan, kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi dan meningkatkan kesolidan antar relawan NU dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana dan perubahan iklim.
“Semoga relawan NU Peduli senantiasa dilimpahkan kesehatan dan selalu siap, waras, untuk berkhidmat kepada organisasi tercinta dan masyarakat,” katanya.
Disampaikan, kegiatan ini murni dari pengurus dan relawan LPBINU Kedungwuni mulai dari biaya, sampai makan malam untuk rahatan masak sendiri. “Hal ini juga untuk melatih kesiapan kita. Sebagai asahan diri guna membantu sesama jikalau dibutuhkan di dapur umum,”imbuhnya.
Suroso berharap LPBINU Kedungwuni semakin kompak bahu membahu berkhidmah pada kemanusiaan dan pelestarian Alam. “Ayo berbuat baik. ‘Luweh apik sitik daripada ora babar blas’,”pungkasnya.
Rois syuriyah MWCNU kedungwuni yang juga pengasuh Ponpes Baitul Muqoddas Romo KH. Tajudin Shorih dalam mauidhoh khasanahnya menyampaikan, orang-orang yang mau berjuang di NU akan menikmati keberkahan dan keberuntungan.
“Beruntung orang yang berjamaah dalam kebaikan seperti LPBINU yang tujuannya menolong sesama karena Allah pasti menurunkan pertolongan kepada mereka yang menjadi perantara, memberikan pertolongan kepada orang lain maka mantapkanlah hati menjadi relawan NU yang selalu bermanfaat untuk sesama,”pesannya.
Pada kegiatan ini hadir pula tamu kehormatan Habib Ahmad, Kanit dan anggota Bagana Kabupaten Pekalongan, LPBI MWCNU se Kabupaten Pekalongan, Lembaga MWCNU Kedungwuni beserta badan otonom NU serta Relawan NU Peduli.
Pengirim: Khoirul Amin
Editor: Kang Anwar





