Batang – Ikatan Remaja Masjid Jami’ Al Muttaqien Desa Sidorejo Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang menyelenggarakan kegiatan IRMASTIME pada Sabtu hingga Minggu, 5–6 Juli 2025 bertempat di Kurara Forest, Blado, Kabupaten Batang, diikuti oleh sekitar 40 peserta. IRMASTIME diselenggarakan sebagai peringatan malam 10 Asyura sekaligus menjadi ruang bagi para remaja masjid untuk memperkuat peran dan karakter mereka dalam organisasi.
Ketua Panitia, Agus Prasetiyo, menyampaikan harapannya terhadap kegiatan ini. “IRMASTIME bukan sekadar acara tahunan, tetapi wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar remaja masjid. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Semoga IRMASTIME menjadi titik awal yang menginspirasi kegiatan-kegiatan positif lainnya di masa mendatang,” ujarnya.
Mengangkat tema “IRMAS Together in Meaningful Evening”, kegiatan ini dirancang untuk membangun rasa kebersamaan serta menanamkan nilai-nilai kolaboratif. Para peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari diskusi terbuka, permainan kelompok, hingga makan bersama. Semua aktivitas tersebut bertujuan mempererat hubungan antarpengurus dan membentuk tanggung jawab bersama dalam menjalankan amanah organisasi.
Salah satu kegiatan utama adalah doa bersama dalam rangka menyambut malam 10 Asyura. Momen ini menjadi waktu yang tepat untuk merenungkan nilai spiritual dan sejarah Islam, sekaligus memperkuat kesadaran diri sebagai generasi penerus yang berakhlak dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar.
Melalui diskusi yang terbuka dan partisipatif, peserta diberi ruang untuk menyampaikan gagasan dan rencana kerja IRMAS ke depan. Beberapa topik yang dibahas meliputi penguatan kegiatan sosial, pembiasaan ibadah, serta peningkatan literasi keislaman. Semangat kebersamaan terlihat dari antusiasme peserta yang aktif berdiskusi dan menyusun program dengan penuh tanggung jawab.
Di luar forum diskusi, aktivitas seperti permainan kelompok dan makan bersama menciptakan suasana santai yang tetap mendidik. Kebersamaan ini membantu membangun komunikasi yang sehat dan memperkuat ikatan antarpeserta. Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi yang memberi penyegaran jasmani dan semangat baru sebelum sesi penutupan.
Salah satu peserta, Muhammad Ridho Billah, juga mengungkapkan kesan positifnya selama mengikuti IRMASTIME. “Saya merasa sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Tidak hanya menambah teman dan pengalaman, tetapi juga membuat saya lebih memahami pentingnya bekerja sama dan berperan aktif dalam organisasi remaja masjid. Kegiatannya seru dan penuh makna,” ujarnya.
Melalui IRMASTIME, para remaja masjid tidak hanya belajar mengelola organisasi, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai spiritual dan sosial. Dengan mengintegrasikan aspek keagamaan dan kolaborasi dalam suasana yang hangat, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan siap berkontribusi di tengah dinamika masyarakat.
Pengirim: A.D Rohman
Editor: K. Anwar





