Pekalongan – Yayasan Madrasah Islamiyah (YMI) Wonopringgo Kabupaten Pekalongan menggelar Apel Harlah ke-85 pada Kamis (13/11/2025) bertempat di area Kampus YMI. Acara ini menjadi simbol puncak refleksi dan komitmen bersama untuk terus melangkah maju.
Upacara apel dipimpin oleh Mustaqim, S.Pd.I, dan dihadiri oleh seluruh civitas akademika dari berbagai satuan pendidikan. Dalam apel ini, dibacakan pula ikrar bersama untuk terus menjaga nama baik YMI sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul dan berdaya saing.
Kegiatan Apel menjadi puncak rangkaian acara Harlah ke-85 YMI. Sebelumnya, acara Harlah diwarnai oleh berbagai kegiatan selama hampir satu bulan. Seperti yang terjadi dalam seminggu terakhir, ada Lomba Rebana, E-Sport, dan Tari yang dilaksanakan pada Senin, 10 November 2025 di Kampus YMI. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dari berbagai tingkatan pendidikan — mulai dari RA/TK hingga SMA/MA — serta perwakilan dari madrasah se-Kabupaten Pekalongan.
Penanggung jawab kegiatan, Nur Anafi, M.Pd dan Rohmawati, S.Pd, menjelaskan bahwa lomba-lomba ini dirancang untuk mengasah bakat seni dan keterampilan teknologi para siswa, sekaligus menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat dan religius.
Selanjutnya, pada Selasa, 11 November 2025, digelar Employee Gathering yang diikuti oleh seluruh dosen, guru, dan pegawai YMI. Acara yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi momen untuk memperkuat solidaritas internal lembaga melalui kegiatan kebersamaan, motivasi, dan permainan tim.
Menurut M. Adi Nugroho, S.Pd, selaku koordinator, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan untuk melepas penat sekaligus memperkuat semangat kolegialitas.
Melalui rangkaian kegiatan ini, YMI Wonopringgo ingin menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam tidak hanya berkutat pada aspek keagamaan semata, tetapi juga menjadi pusat pengembangan sosial, budaya, dan kemanusiaan.
Harlah ke-85 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar satuan pendidikan — dari tingkat RA/TK, MI, MTs, MA hingga Perguruan Tinggi — agar terus berinovasi menghadapi tantangan zaman. Dalam usianya yang ke-85, YMI berkomitmen untuk menapaki masa depan dengan keyakinan, kemandirian, dan semangat inspiratif yang telah diwariskan para pendiri.
“Semoga usia yang ke-85 ini menjadi awal dari babak baru YMI yang lebih maju, adaptif, dan berdaya saing global tanpa kehilangan akar nilai keislaman dan kebangsaannya,” kata Ketua YMI Muh. Mahfudz Khafidzi, M.H.





