Beranda Berita Dorong Generasi Melek Digital, MI Salafiyah Tanjung Pekalongan Rutin Gelar Pembelajaran TIK

Dorong Generasi Melek Digital, MI Salafiyah Tanjung Pekalongan Rutin Gelar Pembelajaran TIK

0

Pekalongan — Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut dunia pendidikan untuk tidak hanya membekali peserta didik dengan kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan dalam memanfaatkan teknologi secara tepat dan produktif. Menjawab kebutuhan tersebut, MI Salafiyah Tanjung secara rutin melaksanakan pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi siswa kelas 3 hingga kelas 6.

Pembelajaran TIK digelar satu kali dalam sepekan dengan materi yang disesuaikan dengan jenjang dan kemampuan peserta didik. Program tersebut menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam mewujudkan misi “Cakap Teknologi”, sekaligus mengenalkan siswa pada penggunaan komputer dan berbagai aplikasi yang dapat menunjang kegiatan belajar.

Materi pembelajaran diberikan secara bertahap. Siswa kelas 3, misalnya, mendapatkan pengenalan teknologi komputer dari tingkat paling dasar. Mereka belajar mengenal perangkat komputer, memahami fungsi masing-masing perangkat, serta menggunakan aplikasi Paint untuk mengembangkan kreativitas melalui kegiatan menggambar dan membuat karya sederhana.

Memasuki kelas 4, materi mulai diarahkan pada keterampilan pengolahan dokumen menggunakan Microsoft Word. Para siswa belajar mengetik, mengatur tulisan, membuat dokumen sederhana, hingga mengenal berbagai fitur dasar yang dapat digunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah.

Sementara itu, siswa kelas 5 diperkenalkan dengan Microsoft Excel. Mereka belajar mengenal fungsi dasar aplikasi pengolah angka serta melakukan pengolahan data sederhana. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi siswa untuk memahami penggunaan teknologi dalam mengelola informasi.

Adapun siswa kelas 6 mendapatkan materi Microsoft PowerPoint. Pada tahap ini, siswa belajar membuat bahan presentasi, menyusun informasi dalam bentuk slide, serta menyajikannya menggunakan media digital.

Pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi secara teoritis. Setiap materi juga dilengkapi dengan praktik langsung sehingga siswa dapat mencoba sendiri berbagai fungsi komputer dan aplikasi yang dipelajari. Pendekatan tersebut memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih konkret sekaligus membangun kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi.

Kepala MI Salafiyah Tanjung, Anis Rochmawati Barokah, M.Pd., mengatakan bahwa pengenalan teknologi perlu dilakukan sejak dini agar peserta didik tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk mendukung proses belajar.

“Kami berharap dengan adanya materi TIK ini, anak-anak bisa lebih dini mengenal teknologi, khususnya komputer dan aplikasinya. Semoga keterampilan yang mereka dapatkan dapat menjadi bekal untuk mengikuti perkembangan zaman sekaligus mendukung proses pembelajaran,” tutur Anis.

Antusiasme juga terlihat dari peserta didik. Muhammad Damardash, siswa kelas 4, mengaku senang mengikuti pembelajaran TIK. ” Saya mendapatkan pengalaman baru dalam mengenal komputer, terutama ketika belajar menggunakan Microsoft Word untuk membuat dan mengolah dokumen.” katanya.

Pembelajaran TIK di MI Salafiyah Tanjung tidak semata-mata diarahkan agar siswa mampu mengoperasikan komputer dan berbagai aplikasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah membangun budaya belajar yang adaptif terhadap perubahan teknologi.

Pola pembelajaran yang disusun secara berjenjang dari kelas 3 hingga kelas 6 memungkinkan keterampilan digital siswa berkembang secara bertahap. Dari mengenal perangkat komputer dan aplikasi sederhana, siswa kemudian diarahkan untuk mengolah dokumen, data, hingga menyusun bahan presentasi.

Melalui program tersebut, MI Salafiyah Tanjung terus berupaya menyiapkan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, terampil, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif. Penguatan keterampilan digital sejak bangku madrasah dasar diharapkan menjadi salah satu bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di era digital.

Kontributor: Maharani
Editor: Anwar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini