Batang — Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Kabupaten Batang resmi dilantik dalam rangkaian Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus Cabang IKA PMII Kabupaten Batang yang berlangsung di Pendopo Bupati Batang, Rabu malam (2/9/2026).
Pelantikan dilakukan oleh Ketua PW IKA PMII Jawa Tengah, Prof. Dr. Musahadi, bersama bapak Kholidul Adib. Pelantikan menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi keluarga besar alumni PMII sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Batang.
Ketua PC IKA PMII Kabupaten Batang, Nur Hasan, dalam sambutannya menekankan pentingnya konsolidasi antaralumni sebagai kekuatan utama organisasi. “Para alumni PMII memiliki potensi dan jejaring yang besar karena telah berkiprah di berbagai bidang kehidupan.” ucapnya.
Semangat untuk terus berkontribusi bagi daerah juga disampaikan Ketua PCNU Kabupaten Batang, H. Ahmad Munir Malik, yang mendorong keluarga besar PMII dan alumni untuk terus bergerak memberikan manfaat bagi Kabupaten Batang. Sementara itu, Ketua PW IKA PMII Jawa Tengah menegaskan bahwa Kabupaten Batang memiliki banyak potensi besar yang dapat dikembangkan melalui sinergi berbagai elemen, termasuk kekuatan alumni PMII.
Bupati Batang Soroti Perubahan Dunia dan Transisi Energi
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertema “Ketahanan Energi sebagai Pilar Kemandirian Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045.”
Bupati Batang hadir sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, Bupati menyampaikan bahwa dunia mengalami perubahan yang berlangsung sangat cepat. Perubahan tersebut membawa dampak terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk persoalan energi.
Dalam situasi tersebut, transisi energi menjadi agenda penting yang perlu dipersiapkan secara serius. Kebutuhan energi yang terus meningkat harus diimbangi dengan kemampuan menjaga ketahanan energi sekaligus memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Pembahasan mengenai ketahanan energi menjadi semakin relevan bagi Kabupaten Batang seiring dengan perkembangan kawasan industri dan meningkatnya aktivitas ekonomi di daerah. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya dalam menghadapi tantangan energi ke depan.
Dewan Energi Nasional: Mencari Solusi yang Win-Win
Seminar nasional menghadirkan Dr. Muhammad Kholid Syeirazi dari Dewan Energi Nasional sebagai narasumber. Ia menjelaskan bahwa energi merupakan persoalan yang sangat penting sekaligus kompleks karena berkaitan dengan berbagai kepentingan, mulai dari ekonomi, lingkungan, industri, hingga kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pilihan energi yang ramah lingkungan saat ini sering kali membutuhkan biaya yang lebih tinggi. Sementara itu, sumber energi yang relatif murah seperti PLTU juga menghadapi tantangan dari sisi lingkungan.
Karena itu, persoalan energi tidak dapat dilihat secara sederhana. Diperlukan kebijakan dan pilihan yang mampu mempertemukan kepentingan ketahanan energi, keterjangkauan harga, kebutuhan industri, serta keberlanjutan lingkungan.
“Kalau yang ramah lingkungan itu mahal, kalau yang murah ya PLTU. Jadi tidak mudah bicara energi, maka harus dicari win-win solution,” ungkapnya dalam seminar.
Dihadiri Tokoh dan Alumni PMII dari Berbagai Bidang
Kegiatan pelantikan dan seminar nasional tersebut dihadiri berbagai tokoh, alumni, kader PMII, unsur pemerintah, akademisi, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, serta badan otonom NU.
Sejumlah tokoh dan alumni PMII yang hadir di antaranya anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Abdul Hamid, Hj. Al Mukaromah dari Kementerian Agama, serta aktivis senior PMII AS Burhan dan Saiful Huda Sodiq. Turut hadir jajaran PCNU Kabupaten Batang, perwakilan perguruan tinggi NU, badan otonom NU, para alumni PMII dari berbagai daerah, serta ratusan kader PMII.
Kehadiran para alumni tersebut menunjukkan luasnya jejaring keluarga besar PMII yang telah berkembang dan berkiprah di berbagai bidang, baik pemerintahan, politik, pendidikan, keagamaan, maupun organisasi kemasyarakatan.
Pertemuan antara alumni dan kader dalam momentum pelantikan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kembali konsolidasi organisasi sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor. IKA PMII Batang diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi alumni, tetapi juga menjadi kekuatan bersama dalam menghadirkan gagasan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, PC IKA PMII Kabupaten Batang meneguhkan komitmen untuk terus bergerak, membangun sinergi, dan mengambil peran dalam berbagai agenda pembangunan daerah. Semangat alumni dan kader diharapkan dapat menjadi energi baru bagi penguatan masyarakat, pembangunan Kabupaten Batang, serta kontribusi yang lebih luas bagi bangsa dan negara.
Pengirim: Slamet NS
Editor: Khairul Anwar





