Pekalongan – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Karang Taruna Kabupaten Pekalongan melalui kolaborasi Bidang Pendidikan dan Pelatihan bersama Bidang Organisasi dan Hubungan Kemitraan menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk “Refleksi Pemuda dalam Bingkai Kemerdekaan Bangsa”, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kedai SIIP, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi bagi para pemuda untuk memperkuat kembali semangat kebangsaan dan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Dialog diikuti sekitar 30 peserta yang merupakan perwakilan pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan dan desa di Kabupaten Pekalongan. Kegiatan berlangsung interaktif dengan membahas sejarah, peran strategis pemuda, serta posisi Karang Taruna dalam menjawab berbagai dinamika sosial dan pembangunan daerah.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Pekalongan, Agus Triono, M.Pd., menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif di kalangan pemuda agar potensi yang dimiliki dapat diarahkan menjadi gerakan yang produktif dan berdampak.
“Jika Bung Karno membutuhkan 10 pemuda untuk mengguncangkan dunia, lantas dengan jumlah kita yang ada saat ini, kita bisa berbuat apa? Pertanyaan ini harus menjadi perenungan bersama agar potensi pemuda tidak meluap tanpa arah,” tegas Agus saat menyampaikan materi.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Batang da juga Wakil Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah, M. Bagoes Firmansyah, yang hadir sebagai narasumber, menyoroti pentingnya orientasi gerakan organisasi agar keberadaan Karang Taruna benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sebagai Karang Taruna, kita harus bisa hadir, berdampak, dan bermanfaat di tengah-tengah masyarakat. Keberadaan organisasi ini tidak boleh sekadar formalitas, melainkan hadir membawa solusi konkret bagi sosial kemasyarakatan,” ujar Bagoes.
Menurutnya, organisasi kepemudaan perlu memiliki kepekaan terhadap persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat sekaligus mampu menghadirkan inovasi dan solusi sesuai kebutuhan daerah.
Melalui Dialog Kebangsaan tersebut, Karang Taruna Kabupaten Pekalongan berharap para peserta tidak hanya memperoleh wawasan, tetapi juga mampu membawa semangat perubahan ke wilayah masing-masing.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk melahirkan generasi muda yang responsif, adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing, sekaligus mampu memperkuat peran Karang Taruna sebagai bagian dari kekuatan sosial masyarakat dalam mendorong kemajuan Kabupaten Pekalongan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pengirim: Dina
Editor: Anwar





