Bumikan Pancasila, TBM Hidup Punya Cerita Bersih-bersih Lingkungan Sambil Buka Lapak Baca
Pekalongan — Umumnya, peringatan Hari Lahir Pancasila digelar dengan kegiatan upacara bendera. Namun, berbeda dengan komunitas literasi Taman Baca Masyarakat (TBM) Hidup Punya Cerita yang bermarkas di Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Kali ini, sejumlah pegiat TBM Hidup Punya Cerita memilih gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan plus Lapak Baca. Kegiatan ini dipusatkan di Taman Lapangan Desa Kemplong, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Minggu...
Ziarah dalam Perspektif Sains dan Agama: Antara Spiritualitas dan Psikologi Perjalanan
Oleh: Rakhmah Andini Ziarah merupakan praktik keagamaan yang telah lama menjadi bagian integral dari tradisi Islam, khususnya di Indonesia. Lebih dari sekadar kunjungan ke makam, ziarah mengandung dimensi spiritual dan psikologis yang mendalam. Dalam perspektif agama, ziarah berfungsi sebagai pengingat akan kematian dan kehidupan akhirat, sementara dari sudut pandang sains, khususnya psikologi, ziarah dapat berperan dalam meningkatkan kesehatan mental dan...
Antara Halusinasi dan Hakikat Ghaib: Penampakan dalam Perspektif Agama Dan Sains
Oleh: Surya Bagus Pratama Pernah nggak sih kamu merinding sendiri pas lihat rumah kosong? Atau tiba-tiba melihat bayangan aneh di ujung lorong? Atau bahkan merasa diawasi waktu di rumah sendirian? Nggak heran si, sejak kecil kita dikasih cerita itu sampe kadang bingung mana yang beneran terjadi, mana yang cuma khayalan kita doang. Penampakan merupakan sesuatu yang sering kita dengar. Kita semua...
Melihat Dunia dengan Dua Cahaya: Perspektif Sains dan Agama
Oleh: Nabila Rizqi Setiyoningsih Dalam sejarah perkembangan manusia, sains dan agama selalu jadi dua sumber utama dalam memahami kehidupan dan alam semesta. Sains mengajak kita melihat segala sesuatu lewat pendekatan yang logis, rasional, dan berdasarkan fakta yang bisa dibuktikan. Semestara itu, agama memberikan kita pemahaman tentang makna hidup, nilai-nilai moral, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Melihat dunia dengan dua cahaya...
Wudhu sebagai Peredam Amarah dalam Perspektif Sains dan Agama
Oleh: Naka Prayogi Terkadang saat emosi atau kesal terhadap sesuatu amarah kita akan memuncak. Orang lain bisa menjadi sasaran pelampiasan dari amarah tersebut, terus bagaimana cara meredam amarah tersebut agar tidak menyusahkan orang lain dan diri sendiri? Mungkin banyak solusi untuk meredam amarah tersebut seperti berdiam diri, bercerita dengan orang yang paham dengan masalahnya, berwudhu bahkan ada yang berteriak agar...
Fenomena Ketindihan: Telaah Teoretis dari Aspek Neurologis dan Spiritualitas Keagamaan
Oleh: Aulia Nur Indah Sleep paralysis atau ketindihan adalah kondisi saat seseorang sudah sadar dari tidur, tetapi tidak bisa menggerakkan tubuhnya maupun berbicara, seolah-olah tubuhnya terkunci. Gangguan ini bisa dialami oleh siapa saja, tanpa memandang usia atau kondisi fisik. Saat ketindihan, banyak orang merasakan hal-hal aneh seperti melihat bayangan hitam, mendengar suara yang tidak jelas, atau merasa ada sesuatu yang...
Membongkar Misteri di Balik Kesurupan: Antara Roh atau Sugesti
Oleh: Felia Nur Anggreani Fenomena kesurupan merupakan kejadian yang umum ditemukan dalam berbagai kebudayaan di seluruh dunia. Kesurupan ditandai dengan hilangnya kontrol atas kesadaran dan perilaku, yang sering kali diikuti dengan perubahan suara, ekspresi, bahkan kepribadian, seolah-olah individu tersebut dirasuki oleh makhluk halus atau entitas nonfisik. Di Indonesia, fenomena ini kerap dikaitkan dengan unsur spiritual dan mistis, meskipun pendekatan medis...
Sains dan Agama: Memaafkan Diri Sendiri Atas Kesalahan Hubungan Persahabatan
Oleh: Dea Amanda Putri Kamu pernah mendapatkan masalah dalam persahabatan, baik terkait pendapat atau hal lainnya? Jika pernah, bagaimana cara kamu mengatasinya, apakah hal tersebut berdampak bagi kesehatan mentalmu? Apakah kamu ingin tahu bagaimana cara memaafkannya dan apakah tindakan tersebut pantas dimaafkan? Ayo kita bahas bersama dalam perspektif sains dan agama Islam. Ketika hubungan persahabatan sudah terjalin maka membutuhkan pemahaman yang...
Antara Dunia Nyata dan Tak Kasat Mata: Kesurupan dalam Masyarakat Modern
Oleh: Khoirunnisa Fadilatul Aeni Fenomena kesurupan masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Indonesia, meskipun kita telah memasuki era modern yang penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kesurupan, yang dalam istilah psikologi dikenal sebagai trance atau kondisi disosiatif, acap kali dianggap sebagai bukti keberadaan dunia tak kasat mata, khususnya dalam kebudayaan yang masih lekat dengan nilai-nilai spiritual dan mistik. Menurut...
Fenomena Standar TikTok: Antara Tren, Tekanan Sosial Dan Pandangan Islam
Oleh: Wahyu Hidayatullah Di era digital, TikTok telah menjadi salah satu platform media sosial yang paling digemari, terutama di kalangan remaja dan generasi muda. Namun, dibalik popularitasnya muncul fenomena yang disebut “Standar TikTok”. Sebuah tren dimana pengguna merasa harus mengikuti standar tertentu, baik dalam hal penampilan, gaya hidup, maupun perilaku, demi mendapatkan pengakuan atau popularitas. Pertanyaannya, sejauh mana kita rela mengorbankan...













