Pekalongan – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja yang bertema “Gliyak-gliyak tumindak sareh pakoleh” bertempat di Gedung MWC NU Kajen, Pekalongan, Sabtu (26/10/2024).
Ketua PC IPPNU Kabupaten Pekalongan Rizki Vitrinova menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema Gliyak-gliyak tumindak sareh pakoleh yang artinya meskipun bertindak pelan-pelan, tetapi bisa terlaksana.
“Setelah mengadakan rencana strategis pada satu bulan yang lalu bagaimana caranya organisasi IPPNU Kabupaten Pekalongan dapat menjadi organisasi dengan kaderisasi yang kuat dan administrasinya yang cermat sehingga organisasi tersebut itu akan hebat,” ucapnya.
Disampaikan, kaderisasi di PC IPPNU Kabupaten Pekalongan tidak hanya makesta, lakmud dan lakut. Akan tetapi juga menjadi wadah bagi kadernya untuk mengembangkan potensinya di IPPNU dan menjadi orang-orang hebat. IPPNU Kabupaten Pekalongan mempunyai tujuan membentuk kader yang hebat.
“Hebat dalam berpikir, hebat dalam bertindak. Ketika kaderisasinya sudah kuat, yang menjadi permasalahan besar dari setiap Pimpinan IPPNU adalah administrasinya. Organisasi itu memang terlihat besar tapi administrasinya kurang tertata. Maka dari itu, di periode ini, kami mengusahakan bagaimana menata administrasi agar dapat tertata dan lebih baik lagi dari sebelumnya walaupun memang periode kemarin administrasinya sudah sangat baik tapi siapa yang tidak ingin jadi lebih baik lagi. Ketika organisasi kuat dan administrasi sudah tertata maka organisasi tersebut mampu menjadi hebat, bukan hanya organisasi tapi juga kader-kadernya,”imbuhnya.
Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan KH. Muslih Khudori dalam sambutannya menyampaikan, IPPNU merupakan organisasi NU. Organisasi NU yang besar ini tidak akan mampu tanpa ada kaderisasi dari bawah. Faktanya Muslimat yang besar, Fatayat yang besar, NU yang besar, dari pimpinan apapun itu tanpa kader dari bawah tidak akan bisa menuju lebih baik.
“Oleh karena itu tanpa kesiapan dari IPPNU dan IPNU dalam menggodok kader maka kedepannya keatas juga akan semakin keropos. Kaderisasi satu andalan memproduksi jiwa-jiwa insan agar di dunia ini agar mempunyai kapasitas militansi yang tangguh,” ujarnya.
Ketua Panitia Izzati mengatakan, kegiatan ini dimulai dengan pelantikan dan dilanjut dengan Rapat Kerja satu yang dipandu oleh Pimpinan Cabang IPPNU Kabupaten Pekalongan.
“Kepada segenap tamu undangan kami mohon do’a restunya agar nanti saat Rapat Kerja segenap pengurus bisa menyusun program kerja dengan baik agar PC IPPNU Kabupaten Pekalongan bisa lebih baik lagi,”katanya.
Selepas pelantikan, di sela-sela acara, kegiatan ini juga diisi dengan Dialog Bisnis Muda dengan Narasumber Ahmad Masruri (ketua KADIN Kabupaten Pekalongan).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan, Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah, PC Muslimat NU, PC Ansor, PC Fatayat, PW IPPNU Provinsi Jawa Tengah, Alumni dan Pembina, ISNU Kabupaten Pekalongan, LAZISNU Kabupaten Pekalongan, OKP se-Kabupaten Pekalongan, PC IPPNU tetangga, MWC dan Badan Otonom NU Kecamatan Kajen dan PAC IPPNU se-Kabupaten Pekalongan.
Pengirim: Khayatun Nufus
Editor: K. Anwar





