Lamongan – Jalan Simpang Kusuma Bangsa yang terletak di sebelah barat Pasar Ikan Lamongan kini resmi berganti nama menjadi Jalan KH Ahmad Muhtadi. Peresmian dilakukan pada Minggu (17/8), bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Perubahan nama jalan ini merupakan tindak lanjut usulan Badan Pengembangan, Pelestarian, dan Peninggalan Muhtadiyah NU (BP3MNU) yang sebelumnya disampaikan kepada Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat Haul ke-77 KH Ahmad Muhtadi di Madrasah Al Muhtadi, Sendangagung, Paciran, April lalu.
KH Ahmad Muhtadi dikenal sebagai ulama kharismatik sekaligus pejuang kemerdekaan yang memimpin pasukan Hizbullah di wilayah Pantura Lamongan. Selain kiprahnya di medan perjuangan, ia juga berperan besar dalam pendidikan Islam, dakwah, serta pembinaan masyarakat. Santri-santrinya kini tersebar di berbagai daerah, banyak di antaranya menjadi tokoh agama maupun masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Lamongan, Imam Fadlli, menyambut baik keputusan ini. Sebagai alumnus lembaga pendidikan Al Muhtadi sejak tingkat dasar hingga menengah atas, ia mengaku bangga atas inisiatif berbagai pihak mengabadikan nama KH Ahmad Muhtadi sebagai nama jalan. “Ini adalah penghargaan yang pantas. Harapan saya, generasi mendatang bisa lebih mengenal dan meneladani kiprah patriotik Kiai Muhtadi, baik dalam hal kebangsaan maupun keagamaan,” ujarnya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menambahkan, penetapan nama jalan ini juga disertai agenda khusus berupa peringatan tahunan setiap 17 Agustus di makam KH Ahmad Muhtadi sebagai wujud penghormatan. “Sudah sepatutnya nama beliau diabadikan agar masyarakat, terutama generasi muda, selalu mengenang perjuangan dan keteladanan beliau,” tegasnya.
Dengan resminya penamaan ini, Jalan KH Ahmad Muhtadi kini menjadi salah satu ikon baru Kabupaten Lamongan yang merepresentasikan penghargaan terhadap jasa ulama sekaligus pejuang kemerdekaan.
Pengirim: Winarto
Editor: K. Anwar





