Oleh: M. Adi Saputra*
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah organisasi mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah. PMII Ki Patih Sampun INSIP Pemalang, memiliki sejarah panjang yang diwarnai perjuangan dan pengorbanan. Organisasi ini tidak lahir begitu saja, tetapi melalui perjuangan sembilan tokoh yang berjuang penuh semangat demi membentuk wadah perjuangan bagi mahasiswa Nahdlatul Ulama (NU) di Pemalang.
Latar Belakang Berdirinya
PMII Ki Patih Sampun INSIP Pemalang memiliki latar belakang yang kuat dalam nilai-nilai Islam dan perjuangan kaum santri. Sebelum organisasi ini berdiri, mahasiswa INSIP di Pemalang merasa belum memiliki wadah yang solid untuk menyuarakan aspirasi serta memperjuangkan nilai-nilai keislaman dalam dunia akademik dan sosial. Meskipun beberapa organisasi eksternal sudah ada di kampus ini, mahasiswa NU merasa perlu adanya wadah yang lebih sesuai dengan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah.
Sembilan Pendiri PMII Ki Patih Sampun INSIP Pemalang
Organisasi ini didirikan oleh sembilan mahasiswa yang memiliki visi besar dalam mengembangkan gerakan mahasiswa Islam, khususnya mahasiswa Nahdliyin. Mereka adalah:
1. Rais
2. Syaeful Kamaludin
3. Abdul Halim
4. Zaenal Muhsin
5. Taufik Akbar
(4 0rang Lainya Belum ditemukan)
Dengan semangat dan tekad kuat, mereka merintis perjalanan organisasi ini meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik dari internal maupun eksternal.
Perjuangan yang Penuh Tantangan
Proses pendirian PMII Ki Patih Sampun INSIP Pemalang tidaklah mudah. Para pendiri menghadapi berbagai hambatan, mulai dari tekanan sosial, keterbatasan sumber daya, hingga resistensi dari pihak-pihak yang belum memahami tujuan besar organisasi ini. Mereka bahkan mengalami berbagai bentuk perlawanan, tetapi tetap teguh dalam mewujudkan visi dan misi mereka.
Salah satu momen penting adalah perjuangan mencari informasi dan dukungan dari kampus-kampus di luar Pemalang. Salah satu inisiator utama, sahabat Rais, yang saat itu menjabat sebagai Ketua BEM STIT Pemalang (sekarang INSIP Pemalang), berperan besar dalam merintis dan mengawal proses berdirinya PMII di kampus ini.
Dukungan Kampus dan Awal Perkembangan
Ketika PMII pertama kali hendak masuk ke kampus INSIP Pemalang pada Februari 2014, tantangan besar muncul karena mayoritas birokrat kampus berasal dari latar belakang Muhammadiyah yang berbeda dengan Nahdliyin. Banyak penolakan dari berbagai pihak, namun pada akhirnya, PMII tetap berdiri dan menjadi organisasi yang tepat bagi mahasiswa yang ingin berjuang dalam gerakan berbasis Ahlussunnah Wal Jama’ah.
Seiring waktu, PMII Ki Patih Sampun INSIP mulai diterima sebagai organisasi mahasiswa yang aktif dalam memperjuangkan hak-hak mahasiswa serta menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan akademik.
Deklarasi Resmi: 18 Maret 2014
Setelah melalui berbagai tantangan dan perjuangan, PMII Ki Patih Sampun INSIP Pemalang akhirnya resmi dideklarasikan pada 18 Maret 2014. Tanggal ini menjadi tonggak sejarah penting yang menandai awal perjalanan organisasi ini sebagai wadah perjuangan mahasiswa NU di INSIP Pemalang.
PMII Ki Patih Sampun di PMII Cabang Pekalongan
Sebelum tahun 2022, PMII Ki Patih Sampun INSIP Pemalang bernaung di bawah PMII Cabang Pekalongan. Hal ini terjadi karena pada masa itu, PMII Cabang Pemalang belum terbentuk secara mandiri. Dalam perjalanannya, PMII Ki Patih Sampun aktif mengikuti berbagai kegiatan di PMII Cabang Pekalongan, seperti kaderisasi, diskusi ilmiah, serta aksi sosial dan advokasi mahasiswa.
Keikutsertaan ini memberikan pengalaman berharga bagi kader PMII Ki Patih Sampun dalam memahami dinamika organisasi yang lebih luas serta memperkuat jaringan antar kader PMII di wilayah sekitar. Hubungan dengan PMII Cabang Pekalongan tetap terjalin erat, bahkan setelah akhirnya PMII Ki Patih Sampun beralih ke PMII Cabang Persiapan Pemalang.
Bergabung dengan PMII Cabang Persiapan Pemalang pada Tahun 2022
Pada tahun 2022, PMII Ki Patih Sampun INSIP Pemalang secara resmi bergabung dengan PMII Cabang Persiapan Pemalang yang telah terbentuk. Perubahan ini menandai babak baru dalam perjuangan organisasi di tingkat lokal, memberikan keleluasaan lebih bagi PMII Ki Patih Sampun dalam mengembangkan program dan kaderisasi yang lebih sesuai dengan kondisi mahasiswa di Pemalang.
Daftar Ketua Komisariat PMII Ki Patih Sampun INSIP Pemalang dari Masa ke Masa
1. Syaeful Kamaludin (2014-2015)
2. Imam Mahasin Adli (2015-2016)
3. Riski Sulhanudin (2016-2017)
4. Anang Maruf FR (2017-2019)
5. Siti Haniyatun Nisa (2019-2020)
6. Risma Amalia (2020-2021)
7. Muhammad Adi Saputra (2021-2022)
8. Ikhwan Riski Mutaqin (2022-2023)
9. Adam Bagas Pratama (2023-2024)
10. Sidqon Hafizi (2024-Sekarang)
Peran PMII dalam Kampus dan Kemahasiswaan
Sejak berdirinya, PMII Ki Patih Sampun INSIP tidak hanya berfokus pada kegiatan organisasi, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan akademik, sosial, dan keagamaan. Beberapa aktivitas yang sering dilakukan antara lain:
1. Diskusi ilmiah dan pelatihan kepemimpinan.
2. Aksi sosial untuk membantu mahasiswa dan masyarakat sekitar.
3. Kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah.
PMII Ki Patih Sampun INSIP Pemalang telah melahirkan banyak kader pemimpin di berbagai sektor. Organisasi ini menjadi wadah bagi mahasiswa muslim untuk mengembangkan intelektualitas, kepemimpinan, serta kontribusi sosial bagi masyarakat.
Kesimpulan
PMII Ki Patih Sampun INSIP Pemalang lahir dari perjuangan panjang dan penuh pengorbanan. Organisasi ini menjadi bukti nyata bahwa dengan tekad dan semangat yang kuat, sebuah gerakan dapat berdiri kokoh meskipun menghadapi berbagai rintangan. Hingga kini, PMII Ki Patih Sampun INSIP terus berkembang dan menjadi wadah bagi mahasiswa INSIP Pemalang untuk berjuang dalam bidang keorganisasian, kemahasiswaan, akademik, sosial, dan keagamaan.
Dengan bergabungnya PMII Ki Patih Sampun ke dalam PMII Cabang Pemalang pada tahun 2022, organisasi ini semakin kokoh dalam menjalankan peran dan misinya, membawa semangat perjuangan yang terus menyala bagi generasi mahasiswa NU di Pemalang.
Referensi:
* Wawancara alumni lintas generasi.
* Informasi dari berbagai pihak.
* Cetakan hasil penelusuran tim redaksi.
*Penulis merupakan Ketua Komisariat Ke-7 PMII Ki Patih Sampun INSIP Pemalang dan Ketua Cabang PMII Pemalang Definitif Pertama Kabupaten Pemalang.





