Pekalongan, NU Kota Santri – Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pekalongan menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda V Program Ahli Madya ke-5 dan Program Sarjana ke-4 tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ballroom Parkside Mandarin Hotel Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (29/9/2026).
Rektor ITSNU Pekalongan Dr. M.H. Ali Imron, M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan tiga pesan penting kepada para wisudawan sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Disampaikan, kelulusan sebagai sarjana bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus mengembangkan diri.
“Pertama, para wisudawan perlu menjadi pembelajar sepanjang hayat. Gelar sarjana tidak cukup tanpa kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berlangsung begitu cepat sehingga kompetensi yang dimiliki seseorang perlu terus diperbarui dan dikembangkan.” tegasnya.
Kedua, Ali Imron mengingatkan agar etika, adab, dan moral tetap ditempatkan di atas algoritma dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). “Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan manusia dalam menentukan mana yang benar, baik, dan bermanfaat. Kecanggihan teknologi tidak boleh menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan dan tanggung jawab moral.” tambahnya.
Pesan ketiga, kata Rektor, wisudawan diharapkan tidak hanya menjadi orang yang memiliki pengetahuan dan kompetensi, tetapi juga mampu menjadi problem solver yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan yang sekaligus mewakili BPP ITSNU Drs. K.H. Muslikh Khudlori, M.S.I., menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Menurutnya, kampus bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan dan gelar akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk hadir, berinteraksi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Tanpa masyarakat, tanpa wali wisudawan, kami sadar, kami tidak memiliki arti apa-apa. Kampus tumbuh karena masyarakat dan pada saat yang sama memiliki tanggung jawab untuk kembali memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkap Kiai Muslikh.
Wakil Rektor I ITSNU Pekalongan, Husni Hidayat, M.Kom., menyebutkan terdapat 373 mahasiswa yang diwisuda pada periode ini. Dengan rincian 91 wisudawan dari program studi S-1 Teknologi Informasi, 91 wisudawan program studi S-1 Informatika, 52 wisudawan program studi S-1 Teknik Industri dan 26 wisudawan program studi S-1 Fisika. Selain itu, program D-III Kriya Batik sebanyak 22 wisudawan, D-III Administrasi Perkantoran sebanyak 32 wisudawan dan program D-III Akuntansi sebanyak 59 wisudawan.
“Jumlah alumni ITSNU Pekalongan saat ini sebanyak 1414 alumni. Tak lupa juga saya ucapkan selamat dan sukses atas wisuda saudara dan semoga senantiasa sukses atas cita – cita saudara,” katanya.
Kegiatan wisuda periode ini turut dihadiri Ketua LPTNU PBNU Prof. Ainun Na’im, Ph.D.,Kepala LLDIKTI Wilayah VI Prof. Aisyah Endah Palupi., serta tamu undangan lainnya. Penampilan para wisudawan dan Paduan Suara ITSNU Pekalongan juga menambah semarak prosesi pelaksanaan wisuda kali ini.
Kontributor: Khairul Anwar





