Batang – Tiktok saat ini sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Terlebih sekarang tiktok mengenalkan fitur terbaru yaitu, affiliate. Affiliate juga mempermudah penggunanya untuk berbagi produk yang disukainya dan mendapatkan komisi yang dari setiap transaksi yang terjadi.
Kelompok 14 KKN 61 UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan memberikan sosialisasi terkait Affiliate Tiktok bersama ibu-ibu PKK yang dilaksanakan pada Hari Rabu, 5 Maret 2025 bertempat di Balai Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.
Sosialisasi ini diisi oleh anggota kelompok KKN, Ifa Fitriyani, yang memaparkan beberapa informasi terkait program affiliate Tiktok seperti pengertian dari affiliate, alasan memilih affiliate tiktok, serta sedikit tips dalam membuat konten agar gampang dijangkau luas oleh audiens.
“Diantaranya yaitu konsisten, sesuaikan satu kategori (niche) barang yang akan menjadi ciri khas akun kreator (ex: kategori lifestyle, fashion, skincare, dll), minimal bisa mengupload 2-3 video perharinya,”ujarnya.
Selain itu, ia membantu mempraktekan langsung kepada ibu-ibu PKK terkait pendaftaran affiliate tiktok, langkah-langkah mengajukan sampel yang sesuai dengan kategori yang diinginkan, memberikan pengarahan mengenai upload video dan menyertakan link produk.
Keantusiasan para ibu PKK dalam kegiatan sosialisasi ini seperti halnya ibu Muthoharoh yang sudah mendaftar affiliate tiktok namun beliau belum paham cara kerja dari affiliate tiktok tersebut sehingga kelompok KKN menjelaskan dan mempraktekan cara kerja affiliate tiktok.
Selain itu ada ibu Musiri dan ibu Farida, yang menanyakan mengenai praktek cara mendaftar affiliate tiktok dan langkah-langkah cara kerja affiliate tiktok kami serentak memberi pengarahan kepada ibu PKK.
Kemunculan program affiliate ini memberikan kesempatan kepada para kreator, khususnya di masa sekarang ini kreator tidak hanya dikuasai oleh anak muda saja tetapi juga peluang berbagai kalangan usia, seperti halnya ibu-ibu PKK ini juga memiliki kesempatan berelasi dan memiliki pendapatan sampingan hanya dengan memanfaatkan teknologi dan adanya peningkatan tingkat ekonomi keluarga.
Pengirim: Kelompok 14, KKN 61 UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
Editor: K. Anwar





