Beranda Berita Mantan Menpora RI Kukuhkan Moh. Nasrudin sebagai Sekjen DPP GENINUSA

Mantan Menpora RI Kukuhkan Moh. Nasrudin sebagai Sekjen DPP GENINUSA

0
pelantikan via daring

Jakarta — Dr. Moh. Nasrudin, M.Pd.I. resmi dikukuhkan sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Santripreneur Nusantara (DPP GENINUSA) dalam prosesi Pengukuhan Pengurus DPP GENINUSA Tahun 2026–2027, Ahad (1/11/2026).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pembina DPP GENINUSA yang juga merupakan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dr. (HC) H. Imam Nahrawi, S.Ag., M.KP.

Prosesi tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pengukuhan dan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) DPP GENINUSA 2026–2027 yang diselenggarakan secara hybrid, memadukan kehadiran pengurus secara langsung dan partisipasi daring dari berbagai daerah di Indonesia.

Pengukuhan dilaksanakan setelah proses konsolidasi dan evaluasi internal terhadap kesiapan serta komitmen jajaran pengurus. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kepengurusan yang dikukuhkan benar-benar memiliki kesungguhan untuk terlibat aktif dalam menjalankan roda organisasi dan merealisasikan hasil-hasil RAKERNAS.

Dalam struktur kepengurusan baru, Moh. Nasrudin dipercaya mendampingi Ketua Umum DPP GENINUSA Usamah Ahmad Syahid dalam memperkuat tata kelola organisasi, konsolidasi kepengurusan nasional, koordinasi DPP dengan DPW se-Indonesia, serta pengembangan jejaring dan program strategis GENINUSA.

Amanah sebagai Sekretaris Jenderal menambah perjalanan pengabdian organisasi Moh. Nasrudin. Selain aktif di GENINUSA, ia tercatat sebagai Ketua PC ISNU Kabupaten Pekalongan, Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Alumni UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, serta terlibat dalam berbagai organisasi pendidikan, sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.

Di bidang akademik, Moh. Nasrudin merupakan dosen Lektor Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Ia menyelesaikan pendidikan doktoral Pengkajian Islam Konsentrasi Pendidikan Agama Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 2023. Ia juga tercatat sebagai wisudawan terbaik pada jenjang sarjana, magister, dan doktoral.

Selain akademisi, Moh. Nasrudin aktif di dunia kewirausahaan, penerbitan, kepenulisan, dan pengembangan sumber daya manusia. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat orientasi GENINUSA sebagai organisasi yang tidak hanya bergerak dalam konsolidasi santri dan pemuda, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi serta pengembangan kewirausahaan.

Usai dikukuhkan, Moh. Nasrudin menegaskan bahwa amanah sebagai Sekretaris Jenderal harus diterjemahkan menjadi kerja organisasi yang nyata.

“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk membangun GENINUSA menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, dan berdampak. Kami ingin memastikan GENINUSA hadir tidak hanya dalam forum dan seremoni, tetapi melalui program-program konkret yang dirasakan manfaatnya oleh santri, pemuda, pesantren, dan masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu agenda penting pasca-RAKERNAS adalah memperkuat konsolidasi struktur GENINUSA di seluruh Indonesia. DPW yang tidak aktif akan dievaluasi dan direstrukturisasi, sementara daerah yang belum memiliki kepengurusan akan didorong untuk melakukan konsolidasi dan pembentukan struktur baru.

Selain konsolidasi internal, GENINUSA juga akan memperkuat kemitraan dengan pemerintah, perguruan tinggi, pondok pesantren, dunia usaha, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pemberdayaan santri dan pemuda.

GENINUSA juga mengarahkan programnya pada tiga ruang utama, yakni pemuda, pesantren, dan entrepreneurship. Melalui pendekatan tersebut, organisasi diharapkan dapat menjadi jembatan antara potensi santri dan pesantren dengan jejaring ekonomi, kewirausahaan, teknologi, dan peluang pemberdayaan yang lebih luas.

Moh. Nasrudin menambahkan bahwa tantangan organisasi ke depan adalah memastikan setiap kepengurusan mampu menghasilkan kerja nyata.

“Kita ingin membangun budaya organisasi yang berbasis komitmen, kolaborasi, dan dampak. Pengurus harus hadir, bergerak, dan memberikan manfaat. Karena pada akhirnya ukuran sebuah organisasi bukan seberapa besar namanya, tetapi seberapa besar dampak yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Pengukuhan Pengurus DPP GENINUSA 2026–2027 diharapkan menjadi momentum baru bagi Gerakan Santripreneur Nusantara untuk memperkuat perannya dalam pengembangan sumber daya manusia santri dan pemuda, kemandirian ekonomi pesantren, serta lahirnya generasi santripreneur yang berdaya saing.

Editor: Khairul Anwar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini