Batang – Menyahuti momentum pergantian tahun baru Hijriah, Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama Ranting Gapuro sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan syiar dan sosial. Mengusung tiga agenda utama, yakni Pawai Obor, Jalan Sehat, dan Santunan Anak Yatim Piatu, kegiatan ini digelar meriah dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H.
Ketua NU Ranting Gapuro, A. Kusnaeni, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kekompakan warga dan kerja keras segenap panitia. Menurutnya, inti dari seluruh rangkaian acara ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi serta meramaikan syiar Islam.
“Inilah yang menjadi tujuan utama kegiatan ini, bukan sekadar olahraga atau mencari hadiah, tetapi bagaimana kita bisa mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan, dan meramaikan syiar Islam dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kalau masyarakatnya rukun, saling membantu, dan kompak, insyaAllah setiap kegiatan di Desa Gapuro akan selalu berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali pada Senin malam Selasa, 15 Juni 2026, dengan pelaksanaan Pawai Obor yang dimulai pukul 19.00 WIB. Mengambil titik start dan finish di Masjid Jami’ Desa Gapuro, ratusan peserta berjalan mengelilingi desa membawa obor. Pawai ini menjadi simbol refleksi atas peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW sekaligus menjaga tradisi keagamaan lokal.
Empat hari berselang, tepatnya pada Jumat pagi, 19 Juni 2026 pukul 06.00 WIB, suasana Desa Gapuro kembali ramai dengan agenda Jalan Sehat. Diikuti kurang lebih 800 peserta dari berbagai kalangan usia, jalan sehat ini menyusuri rute keliling desa. Di pertengahan jalur, panitia membagikan kupon undian yang kemudian diundi di halaman Masjid Jami’ Gapuro seusai jalan sehat selesai. Berbagai doorprize menarik yang disediakan merupakan hasil swadaya dan partisipasi aktif warga setempat.
Puncak kekhidmatan peringatan Tahun Baru Islam ditutup dengan aksi sosial berupa Santunan Anak Yatim dan Piatu pada Rabu malam Kamis, 24 Juni 2026. Agenda ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat di Masjid Jami’ Gapuro.
Untuk menjaga kekhidmatan dan menyambung silaturahmi yang lebih erat, panitia membagikan santunan tunai secara door to door atau mendatangi langsung rumah-rumah para penerima manfaat. Tercatat sebanyak 39 anak yatim dan piatu di wilayah Desa Gapuro menerima santunan yang bersumber dari donasi warga serta para dermawan tersebut.
Melalui rangkaian kegiatan komprehensif ini, Banom NU Ranting Gapuro berharap nilai-nilai keislaman, kesehatan fisik-spiritual, semangat gotong royong, serta kepedulian sosial dapat terus mengakar dan menjadi budaya yang kokoh di tengah kehidupan masyarakat Desa Gapuro.
Pengirim : abed
Editor: Anwar





